
Dua motor dibakar massa di Pejompongan, diambil dari Parkiran Pos Polisi (Royyan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aksi demo di DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (28/7) berlangsung sesuai rencana. Kelompok massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyuarakan aspirasi hingga diterima oleh pimpinan dewan. Namun, kerusuhan terjadi pasca peserta aksi pelan-pelan membubarkan diri.
Berdasar laporan dari lokasi aksi, massa AMPB yang dipimpin oleh Botok sudah meninggalkan Komplek DPR sejak siang hari. Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) memastikan hal itu. Mereka bubar beberapa saat setelah diterima pimpinan dewan.
”Kami mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Setelah perwakilan AMPB diterima oleh pimpinan DPR RI, massa secara bertahap meninggalkan lokasi dengan baik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Dalam pertemuan dengan pimpinan DPR, massa AMPB meminta agar RUU Perampasan Aset disahkan segera. Mereka mendapatkan garansi bahwa aturan tersebut bakal diketok pada 15 Desember mendatang. Jika tidak, pimpinan dewan berjanji mengundurkan diri. Komitmen itu yang membuat mereka bubar.
Massa Aksi Terus Berdatangan sampai Sore dan Malam Hari
Namun, massa AMPB bukan satu-satunya kelompok yang turun ke jalan. Pasca Mas Botok dan kelompoknya mundur, sejumlah massa tetap berdatangan ke sekitar DPR. Mereka berdemo hingga sore dan terus berlanjut sampai malam hari. Bukan hanya menyuarakan aspirasi, massa tersebut mencoba merangsek masuk DPR.
Beberapa bahkan masuk ke Ruas Tol Dalam Kota di sekitar DPR. Akibatnya Jasa Marga dan pihak kepolisian menutup beberapa gerbang tol dan melakukan pengalihan arus. Sebab, massa aksi yang masuk ke dalam jalan tol tersebut bukan hanya 1 atau 2 orang saja.
Baca Juga:Jadwal Waktu Shalat Hari Ini Jumat, 28 Agustus 2026 Untuk Wilayah Purwakarta dan Sekitarnya
”Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan,” kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati.
Polisi Bubarkan Massa Pakai Water Cannon
Upaya membubarkan massa aksi oleh pihak kepolisian terus dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Sekitar pukul 19.00 WIB, polisi memutuskan menembakkan water cannon agar massa bubar dan meninggalkan area sekitar DPR.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
