Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16.37 WIB

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Terhadap Jenazah Sutrimo Keluar Pekan Ini

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti memberi keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan ekshumasi makam Sutrimo di Pemahaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). (ANTARA/Sumarwoto) - Image

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti memberi keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan ekshumasi makam Sutrimo di Pemahaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). (ANTARA/Sumarwoto)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya memastikan hasil pemeriksaan dokter forensik terhadap jenazah Sutrimo bakal keluar pekan ini. Nantinya para ahli akan menyampaikan secara langsung temuan mereka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa penyidik masih terus berkomunikasi dengan tim dokter yang melakukan pendalaman pasca ekshumasi di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

”Kemungkinan kami menerima hasil (pemeriksaan dokter forensik) di minggu ini dari. Ini masih dikomunikasikan penyidik,” ucap Budi pada Selasa (25/8).

Namun demikian, Budi belum bisa memastikan hari dan tanggal hasil pemeriksaan tersebut diserahkan oleh dokter forensik kepada penyidik. Yang pasti, Polda Metro Jaya akan meminta para ahli tersebut menyampaikan langsung kepada publik.

”Kami berharap nanti setelah hasil lab (keluar), tim dokter forensik yang akan menyampaikan, mereka-mereka yang expert di bidangnya masing-masing,” ucap Budi.

Sambil menunggu hasil kerja para ahli tersebut, polisi terus mengumpulkan barang bukti dan menggali keterangan dari saksi-saksi. Sejauh ini sudah 27 saksi yang diperiksa oleh polisi.

Tak Ada Tanda Kekerasan Fisik pada Jenazah Sutrimo, Kesimpulan Ekshumasi Perlu Waktu

Pada 12 Agustus lalu, Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo. Ekshumasi melibatkan para ahli dari berbagai bidang. Meski belum sampai pada kesimpulan penyebab kematian, tidak ditemukan tanda kekerasan fisik pada jenazah Sutrimo.

Untuk itu, butuh pemeriksaan lanjutan dari sejumlah sampel yang sudah diambil pada proses ekshumasi. Menurut Ketua Tim Forensik Ahmad Yudianto, pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mencari tahu penyebab pasti kematian pria berusia 42 tahun tersebut.

”Secara visual kami tidak mendapatkan tanda-tanda luka yang dimana diakibatkan oleh karena kekerasan tumpul maupun kekerasan tajam. Untuk itu, kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengambil sampel-sampel untuk memastikan, mencari penyebab pasti kematian,” terang Yudi.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore