
Polisi gelar olah TKP kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya memastikan ekshumasi jenazah Sutrimo berlangsung di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (12/8). Langkah itu diambil sebagai bagian dari upaya mencari tahu penyebab kematian pria yang disebut-sebut sebagai mantan kepala urusan rumah tangga (karumga) Febrie Adriansyah tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan, bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan laporan kasus dari Polresta Banyumas dan Bareskrim Polri. Sehingga dilakukan sejumlah langkah hingga akhirnya proses hukum kasus tersebut naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
”Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan. Insya Allah hari Rabu besok lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas,” kata Iman kepada awak media pada Senin (10/8).
Polda Metro Jaya berharap dari ekshumasi yang dilakukan lusa, penyidik dapat menemukan dan menyimpulkan penyebab kematian Sutrimo. Sehingga pihak keluarga mendapatkan kepastian atas dugaan pelanggaran hukum yang menyertai kabar meninggalnya Sutrimo. Iman mengaku, pihaknya tidak terlalu ambil pusing soal latar belakang korban. Fokusnya adalah mengungkap dugaan pidana.
”Terkait korban, Polri akan memperlakukan siapa pun, korban atau siapa pun yang menjadi korban dari sebuah perbuatan pidana, entah itu siapa, kami perlakukan sama,” tegasnya.
Saat ini, kasus itu ditangani oleh polisi atas dugaan pembunuhan dan pembunuhan berencana. Awal mula penanganan kasus berlangsung setelah jenazah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Klinik Kecantikan Mordent, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Kamis (23/7).
Polda Metro Jaya masih mendalami peristiwa tersebut. Langkah itu diambil setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu (26/7) dan melakukan serangkaian proses penyelidikan hingga akhirnya kasus naik ke tahap penyidikan.
Baca Juga:Sebut Dugaan Kematian Tak Wajar, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Tuntas Kematian Sutrimo
”Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait tentang hilangnya nyawa seseorang. Apakah itu wajar atau tidak wajar, masih didalami. Pasti nanti kami akan sampaikan kepada teman-teman sekalian update terkini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Meski jarak antara temuan jenazah korban dengan munculnya informasi di ruang publik sudah selang beberapa hari, Polda Metro Jaya menghaturkan terima kasih. Menurut Budi, pihaknya mendapatkan informasi pertama kali dari media massa dan media sosial.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
