
Ilustrasi pemukulan. (Antara).
JawaPos.com - Perselisihan antara Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Teddy Fanani dengan Bill Irzano di Jalan Bandara, Kota Padang beberapa waktu lalu berakhir damai. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan usai bertemu pada Minggu malam (9/8).
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya menyampaikan, dalam pertemuan tersebut Bill turut didampingi oleh ibunya, Susi Suzzana. Menurut Rosya pertemuan berlangsung kondusif. Lewat komunikasi yang baik, suasana yang sempat diwarnai kesalahpahaman mencair. Kedua pihak kemudian sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan dan memilih saling memaafkan.
”Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan yang terjadi akhirnya dapat diselesaikan secara damai,” kata Rosya dalam keterangannya pada Senin (10/8).
Perdamaian antara Kombes Teddy Fanani dengan Bill Irzano alias Bili ditandai dengan jabat tangan dan pelukan kedua pihak. Rosya memastikan, penyelesaian masalah tersebut dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari siapa pun. Kesepakatan damai tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama-sama.
”Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” imbuhnya.
Rosya berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi dan bisa menjadi pembelajaran bersama.
Sebelumnya diberitakan bahwa sebuah video memperlihatkan seorang pria diduga Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Teddy Fanani viral di media sosial. Pria itu tampak memukul seorang pengemudi mobil di Jalan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Jumat (7/8) sekitar pukul 11.40 WIB.
Dalam video yang beredar, seorang pria mengenakan kemeja kotak-kotak turun dari kendaraannya. Kemudian menghampiri pengendara mobil lain dan langsung memukulnya. Pengendara yang mengaku menjadi korban bernama Bill Irzano. Dia bekerja di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang.
Bill mengaku sebelum kejadian memang berkendara dari arah Kota Padang menuju BIM. Dalam perjalanan, lajunya tersendat karena ada rombongan kendaraan yang menggunakan pelat dengan logo kepolisian dan nomor 9. Saat melintas di lokasi kejadian, Bill melihat jalur di sisi kiri kendaraan di depanya kosong. Lantas masuk ke jalur itu untuk melanjutkan perjalanan. Namun, kendaraannya dikejar dan diberhentikan. Sejumlah orang turun dari kendaraan dan menghampirinya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
