
Ilustrasi pelecehan seksual (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Sumatera Barat (Sumbar) membatalkan pelantikan AKBP F sebagai kabid dokkes. Keputusan itu diambil lantaran perwira menengah Polri dengan dua kembang di pundak itu terseret kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang polisi wanita atau polwan.
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menyampaikan bahwa F seharusnya dilantik pada Selasa (28/7). Namun, pelantikan itu batal dilakukan lantaran kini F tengah menjalani pemeriksaan dalam kasus yang menyeret namanya. Menurut Solihin itu merupakan komitmen institusi Polri.
”Terkait adanya perkara ini, jabatan (kabid dokkes) tersebut tidak diserahterimakan (kepada AKBP F),” kata dia dalam konferensi pers hari ini.
Jenderal bintang satu Polri itu menegaskan, pimpinan kepolisian di level Mabes Polri maupun Polda Sumbar sudah berkomitmen untuk tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran. Apalagi bila menyangkut kekerasan seksual. Siapun yang terlibat harus ditindak tanpa melihat latar belakang dan jabatannya.
”Karena semua sama di mata hukum,” kata dia menegaskan keterangannya.
Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengecam keras penghentian proses penyelidikan pidana atas kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang polwan di lingkungan Polda Sumbar. Kasus yang diduga melibatkan seorang perwira berpangkat AKBP itu dinilai cacat secara keadilan, sarat ketimpangan relasi kuasa, serta diwarnai dugaan intimidasi terhadap korban.
Penanggung Jawab Bidang Hak Asasi Manusia dan Kelompok Rentan LBH Padang Anisa Hamda menyampaikan bahwa dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi pada 15 Januari 2026 di ruangan kerja terduga pelaku yang berada di Kantor Bid Dokkes Polda Sumbar.
Kejadian bermula saat korban sedang melakukan video call bersama suami. Korban kemudian dipanggil ke ruangan terduga pelaku yang merupakan atasannya dengan dalih membahas pekerjaan dan akan memberikan support dana untuk perjalanan korban ke Malaysia bersama 7 orang dari 2 rekan kerja yang sebelumnya sudah dipanggil dan menerima support dana.
Karena merasa curiga dengan ketidakjelasan alasan pemberian dana tersebut, suami korban meminta agar sambungan panggilan video tetap dibiarkan terhubung. Di dalam ruangan tersebut, terduga pelaku memaksa korban untuk menutup mata dan tiba-tiba melakukan kekerasan seksual.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
