
Ilustrasi para nakes di sebuah rumah sakit. (Gemini AI)
JawaPos.com - Keluarga almarhum Yutrizal Tri Chaerawan menyatakan persoalan terkait komentar tidak berempati dari sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di media sosial telah dianggap selesai.
Mereka juga meminta agar kasus tersebut tidak lagi menjadi pembahasan di ruang publik.
Pernyataan resmi itu dibagikan melalui akun Threads @yanifiltania pada Rabu (6/8). Dalam unggahannya, akun tersebut menandai akun adik almarhum, Maulidya Yusthika Chaerani.
"Teman-teman, berikut pernyataan resmi dari keluarga Alm @yurizaltrich. Mohon kita hargai keputusan keluarga yaaa. Terima kasih," tulisnya, dikutip Kamis (6/8).
Dalam pernyataan tersebut, keluarga besar almarhum Yutrizal menegaskan bahwa seluruh proses terkait peristiwa yang sempat menyita perhatian publik telah mereka anggap usai.
"Kami, keluarga besar almarhum Yutrizal Tri Chaerawan, menyampaikan bahwa seluruh proses terkait peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik telah kami anggap selesai. Oleh karena itu, kami berharap persoalan ini tidak lagi menjadi bahan pembahasan di ruang publik," demikian isi pernyataan keluarga tersebut.
Keluarga pasien BPJS yang viral itu pun menjelaskan bahwa saat ini mereka masih berada dalam suasana duka dan membutuhkan waktu serta ketenangan untuk menjalani masa berkabung.
Mereka pun memohon kepada media maupun pihak lain agar tidak lagi menghubungi anggota keluarga melalui berbagai saluran komunikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022