
de’Clan Signature Cafe di Cipete, Jakarta Selatan dijaga personel Brimob saat digeledah oleh Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Teka-teki mengenai kepemilikan de’Clan Signature Cafe di Jakarta Selatan yang baru saja digeledah tim gabungan Polri akhirnya direspons oleh pihak kepolisian.
Kafe tersebut tengah menjadi sorotan publik setelah petugas menemukan brankas rahasia berisi tumpukan uang tunai senilai hampir Rp60 miliar.
Di tengah jalannya penyidikan, beredar kabar yang mengaitkan tempat usaha tersebut dengan sosok pejabat tinggi kejaksaan. Muncul informasi yang menyebutkan diduga bahwa owner atau pemilik kafe restoran de'Clan adalah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah.
Merespons rumor yang beredar luas tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, memberikan jawaban berkait kepemilikan kafe. Pihaknya menegaskan pentingnya mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi informasi tersebut.
Baca Juga:Prajurit TNI Ikut Jaga Rumah JAM Pidsus Febrie Adriansyah, Mabes TNI: Permintaan Kejaksaan
"Info dari mana? Silakan tanyakan sama yang bersangkutan. Kita asasnya tetap, asas praduga tak bersalah," ujar Kombes Pol. Budi Hermanto saat dikonfirmasi oleh awak media terkait isu kepemilikan Jampidsus tersebut, Rabu (8/7) malam.
Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa tim penyidik melakukan penggeledahan intensif pada area lantai dua kafe yang difungsikan sebagai kantor. Di lokasi tersebut, polisi menemukan sebuah ruangan khusus terselubung di balik kompartemen lemari.
"Ternyata brankas itu dibuka dengan luas lebih kurang 2x1 meter, artinya ini sebesar kamar lah yang untuk penyimpanan dokumen dan uang-uang tadi," ungkap Budi.
Saat ini, pihak kepolisian menetapkan status status quo pada lantai dua kafe serta sebuah money changer yang turut digeledah untuk kepentingan penyidikan dugaan pencucian uang. Kendati demikian, polisi tetap mengizinkan manajemen kafe untuk menjalankan operasional bisnis di lantai satu secara normal.
Operasi berskala besar di de’Clan Signature Cafe pada Rabu (8/7) malam tersebut dipimpin langsung oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan tiga kasus korupsi, suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjadi atensi langsung Presiden Prabowo Subianto, yakni kasus blackout Sumatera dan batubara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
