
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Brigjen TNI Muhammad Nas. (Istimewa)
JawaPos.com - Mabes TNI buka suara terakit dengan keberadaan prajurit TNI di sekitar rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Para prajurit tersebut bertugas atas permintaan pihak Kejaksaan.
”Terkait pengamanan JAM Pidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi oleh awak media pada Kamis (9/7).
Menurut dia, pengamanan itu sesuai dengan aturan dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025. Yakni ketentuan yang mengatur perlindungan terhadap jaksa dalam melaksanakan tugasnya. Dia menegaskan bahwa pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang ramai belakangan ini.
”Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri,” ujarnya.
Kediaman JAM Pidsus Kejagung Febrie Adriansyah di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) memang sempat terpantau ramai. Sejumlah petugas tampak berkumpul sejak petang hingga malam hari kemarin (8/7). Sejumlah orang berbadan tegap terlihat di dalam dan luar pagar rumah.
Tidak hanya itu, beberapa petugas dari Kejagung juga kelihatan berkumpul tidak jauh dari rumah tersebut. Beberapa masih tampak mengenakan seragam. Namun, ada pula yang berpakaian bebas. Selain petugas Kejagung, sempat terlihat beberapa prajurit TNI yang mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) dan baret.
Sampai berita ini dibuat pukul 23.27 WIB kemarin, belum ada keterangan apapun terkait dengan ramai-ramai aktivitas di rumah Febrie. Yang pasti, pada saat bersamaan berlangsung penggeledahan di 12 titik di Jakarta dan Bogor. Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya yang menjadi motor penggeledahan tersebut.
Dalam penjelasan yang disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon, penggeledahan dilakukan atas dasar 2 laporan kepolisian. Agar kasus-kasus tersebut terungkap secara terang-benderang langsung dilakukan penggeledahan.
”Penggeledahan ini dilakukan terkait penyidikan 2 laporan polisi yang saat ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya,” kata dia kepada awak media.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
