
Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendukung langkah aparat penegak hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi.
Dukungan itu atas langkah Kortas Tipidkor bersama jajaran Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan yang dilakukan di sejumlah tempat atas kasus dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait blackout batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.
Koordinator MAKI Boyamin Saiman menegaskan, seluruh proses penegakan hukum harus dilakukan secara adil, profesional, dan tuntas tanpa membedakan lembaga yang menangani perkara.
"Saya tetap mendukung lembaga penegak hukum untuk memberantas korupsi dengan adil, dengan profesional dan setuntas-tuntasnya. Baik oleh KPK, Kejaksaan, maupun oleh Kortas Tipidkor," kata Boyamin kepada wartawan, Kamis (9/7).
Menanggapi penggeledahan yang dilakukan Kortas Tipidkor hingga mengamankan uang tunai bernilai miliaran rupiah, Boyamin menilai tindakan tersebut sah sepanjang dilakukan sesuai prosedur hukum. Penggeledahan dapat dilakukan di lokasi mana pun apabila berkaitan dengan proses penyidikan dan bertujuan mencari alat bukti.
"Menggeledah dimanapun boleh nggak ada masalah, kalau itu kemudian apalagi ditemukan bukti, misalnya ditemukan uang yang nilainya besar bahkan Rp 400 miliar lebih, dan uang tunai yg disimpan disitu saya yakin itu bukan duit yg sifatnya bersih kalau bersih pasti disimpan di bank di rekening, kalau disimpan tunai begitu ya patut diduga uang-uang gelap. Bahkan, hasil kejahatan, jadi ya saya mendukung penuh," ujarnya.
Meski demikian, Boyamin menegaskan dirinya tidak ingin berspekulasi mengenai kepemilikan lokasi yang digeledah maupun uang yang ditemukan. Menurutnya, hal tersebut harus dibuktikan melalui proses penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum berdasarkan alat bukti yang diperoleh.
"Bahwa kafe itu miliknya siapa ya, saya tidak menuduh siapa-siapa, bisa aja itu bukan miliknya A atau ternyata miliknya B, tapi dari rumah itu atau kafe itu yang ditemukan alat bukti yang terkait. Dari penggeledahan itu ditemukan," tegasnya.
Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menggelar penggeledahan secara intensif di sejumlah lokasi yang tersebar di Jakarta dan Bogor. Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu siang (8/7) hingga Kamis dini hari (9/7) itu menyasar 12 titik dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.
Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan penanganan sejumlah perkara besar, di antaranya kasus Asabri, Jiwasraya, dan Krakatau Steel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
