
Kaki tangan gembong narkoba Fredy Pratama bernama Frans Antony ditangkap di Malaysia. (Istimewa)
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkapi pengendali uang gembong narkoba kelas kakap Fredy Pratama di Malaysia pada Kamis (18/6). Sore ini (19/6) buron bernama Frans Antony tersebut dibawa ke Kantor Bareskrim Polri di Jakarta Selatan (Jaksel).
Kepastian penangkapan Antony disampaikan secara langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. Dia menyampaikan bahwa kaki tangan Fredy Pratama itu sudah diterbangkan dari Malaysia ke Indonesia.
”Betul, OTW dari Malaysia (ke İndonesia),” terang Brigjen Eko saat dikonfirmasi oleh awak media.
Fredy Pratama adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah lama buron. Dia merupakan gembong narkoba yang mengendalikan peredaran barang haram tersebut dari Thailand. Fredy Pratama pertama kali masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri pada 2014 silam.
Sementara Frans Antony adalah salah seorang kepercayaan Fredy Pratama. Dia disebut mengendalikan uang hasil jual beli narkoba dari jaringan Fredy Pratama. Berdasar dokumen pemberitaan JawaPos.com, Frans Antony adalah kakak dari Steven Anony.
Pada 2024 lalu, Steven disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dia mengaku kakaknya kerap menerima uang hasil operasi jaringan pengedar narkoba Fredy Pratama. Steven yang sejak lulus SMA pada 2014 silam tidak bekerja memilih ikut Frans.
Steven disebut membantu kakaknya mencuci uang hasil peredaran gelap narkoba Fredy Pratama. Frans yang baru saja ditangkap oleh Bareskrim Polri berperan sebagai pemegang keuangan hasil penjualan narkoba jaringan Fredy dalam bentuk tunai.
Steven kerap ikut Frans bepergian ke Surabaya, Thailand, serta Singapura. Petualangannya baru terhenti setelah dia tertangkap saat akan menjadi asisten rumah tangga di rumah Fredy di Thailand akhir 2023. Dengan aktivitasnya membantu pekerjaan kakak, Steven mengenal dan berhubungan dengan kaki tangan Fredy lainnya.
Salah satunya, Kosnadi Irwan, yang sudah berhubungan dengannya sejak 2017 di Bangkok, Thailand. Kosnadi berperan mengantarkan uang hasil penjualan narkoba kepada Frans atas perintah Fredy. Kosnadi dan Frans diketahui telah bekerja untuk Fredy sejak 2009 lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022