Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juni 2026 | 15.40 WIB

KPK Periksa Bupati Nonaktif Muara Enim Edison Terkait Tangkap Tangan 5 ASN BPK

Bupati Muara Enim Edison mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Bupati Muara Enim Edison mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Bupati nonaktif Muara Enim, Edison. Pemeriksaan itu berkaitan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Edison yang mengenakan rompi tahanan diboyong penyidik ke gedung KPK, untuk menjalani pemeriksaan sejak Rabu (10/6) malam. Sebab, diduga tangkap tangan terhadap ASN BPK tersebut berkaitan dengan pengadaan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

"Benar, untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan tangkap tangan dugaan suap pengaturan temuan pemeriksaan BPK di Pemkab Muara Enim," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (11/6).

Keterangan Edison dinilai penting untuk menambah terang tangkap tangan tersebut. Sebab, operasi senyap itu merupakan pengembangan dari tangkap tangan yang terlebih dahulu menyasar Edison, pada Senin (8/6).

KPK tangkap 5 ASN BPK terkait dugaan suap

KPK kembali melakukan operasi penindakan lanjutan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan. Kali ini, lima ASN BPK turut diamankan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penindakan terbaru ini berkaitan langsung dengan perkara yang sedang ditangani di Muara Enim.

"Kami akan menyampaikan update lanjutan peristiwa tertangkap tangan kemarin di Sumatera Selatan, bahwa KPK kembali melakukan tangkap tangan lanjutan dari perkara tersebut," ucap Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/6).

Budi menjelaskan, operasi penangkapan kali ini berkaitan dengan dugaan suap yang melibatkan pihak Pemkab Muara Enim dan oknum di BPK.

"Di mana untuk tangkap tangan kali ini berkaitan dengan dugaan pemberian suap dari Pemkab Muara Enim Sumatera Selatan kepada pihak-pihak di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," ujarnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore