
Bripka Dedy digiring oleh Bareskrim Polri untuk diperiksa dalam kasus peredaran gelap narkoba di Gang Langgar, Samarinda. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri tidak memberi ampun terhadap Bripka Dedy. Polisi yang menjadi beking kampung narkoba di Gang Langgar, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Dengan setelan kepala plontos, polisi yag sudah kena Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) itu diangkut ke Kantor Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Jumat (5/6).
”Kami mengamankan salah satu oknum dari anggota Polri, yang mana oknum ini atas nama Bripka Dedy, yang merupakan salah satu oknum yang menjadi tersangka kasus (peredaran gelap narkoba) Gang Langgar,” kata Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kompol Drago kepada awak media.
Selama menjadi beking di pelaku peredaran gelap narkoba di Gang Langgar, Bripka Dedy berperan sebagai ‘sniper’. Dia yang mengintai, mengawasi, dan memberi tahu para pengedar bila konsumen datang dengan gerak-gerik mencurigakan. Dia pula yang kerap membantu pengedar di kampung tersebut terhindar dari sergapan polisi.
”Tugasnya adalah memberitahu atau mengawasi apabila ada konsumen yang gerak-geriknya mencurigakan, yang diduga mungkin anggota (polisi), sehingga mungkin bisa menyebabkan penangkapan di daerah Gang Langgar tersebut (gagal),” jelasnya.
Dedy disebut sebagai ‘sniper’ bukan karena berperan dengan membawa senjata api. Malainkan tugasnya yang mengawasi gerak-gerik orang asing. Saat membekingi pengedar, dia hanya menggunakan alat komunikasi berupa handy talkie atau HT.
”Jadi, untuk sniper itu dia berdiri atau memposisikan dirinya di dalam Gang Langgar itu dengan ada di beberapa titik, yang mana masing-masing titik itu menggunakan alat komunikasi berupa handy talkie. Jadi, dari depan gang sampai dengan tempat transaksi narkoba itu, itu semua pegang handy talkie,” jelasnya.
Meski sudah dibawa ke Kantor Bareskrim Polri di Jakarta, Drago menyatakan bahwa keterlibatan Dedy dalam peredaran gelap narkoba di Gang Langgar masih didalami oleh penyidik. Termasuk jejaring di balik suplai narkotika terhadap pengedar di gang tersebut dan kemungkinan keterlibatan polisi lainnya.
”Untuk semua oknum yang terlibat dalam peredaran narkotika, sesuai perintah dan petunjuk pimpinan, akan kami tangkap semua,” tegasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
