
Mantan kepala Dadan Hindayana resmi di tahan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana, Letjen Lodewijk Pusung, dan Irjen (Purn) Sony Sandjaya resmi ditangkap oleh Kejaksaan Agung RI, Rabu (3/6).
Ketiganya diduga kuat menyalahgunakan jabatan demi meraup keuntungan pribadi dari proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, menuturkan bahwa aksi culas para tersangka ini bahkan sudah digandeng sejak awal program diluncurkan.
Modus Yayasan "Siluman" di Program Makan Bergizi Gratis
Selama menjabat sebagai Kepala dan Wakil Kepala BGN, Dadan, Lodewijk, dan Sony diduga terafiliasi dengan yayasan khusus.
Yayasan 'siluman' ini sengaja dibentuk untuk mengambil alih pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang seharusnya dikelola secara mandiri oleh pihak sekolah.
"Seharusnya program MBG dikelola yayasan pada setiap sekolah, tapi yayasan yang seharusnya dikelola setiap sekolah ternyata yayasan tersebut digunakan untuk sarana kejahatan," jelas Syarief dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Rabu (3/6).
Lolos Verifikasi Kilat dan Guyuran Insentif Miliaran Rupiah
Tak berhenti di situ, ketiga pejabat BGN ini juga mengakali proses penerbitan sertifikat dapur SPPG. Dapur-dapur yang berada di bawah jaringan yayasan mereka otomatis diloloskan dalam proses verifikasi, meski secara nyata melanggar aturan baku.
"Di mana yayasan-yayasan tersebut terafiliasi dengan pejabat atau BGN yang tidak memenuhi syarat untuk mitra SPPG namun tetap ditunjuk dengan peraturan porta BGN dengan adanya atensi dari tersangka," lanjut Syarief.
Berkat kongkalikong ini, yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka mendapat kucuran dana miliaran rupiah tiap hari. Diketahui, pada 2025 negara menganggarkan Rp 85,27 triliun untuk pelaksanaan program MBG. Angka itu kemudian naik signifikan pada 2026 dengan total anggaran Rp 268 triliun.
"Dan yayasan tersebut dapat insentif miliaran rupiah setiap hari dan terafiliasi dengan DH SS dan LP," jelasnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
