
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel menjalani sidang beragendakan tuntutan Jaksa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (18/5/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, menyampaikan penyesalannya di hadapan majelis hakim saat membacakan nota pembelaan (pleidoi) dalam sidang kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Noel mengakui kelalaiannya sebagai pejabat publik hingga akhirnya harus berhadapan dengan proses hukum dan menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) lima tahun penjara.
“Saya menyesal karena sebagai pejabat publik, seharusnya saya dapat menjaga amanah dengan lebih baik dan lebih berhati-hati,” kata Noel membacakan pleidoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Senin (25/5).
Ia menegaskan, penyesalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perkara hukum yang tengah dihadapinya, tetapi juga menyangkut hilangnya kepercayaan masyarakat akibat kurangnya kewaspadaan dalam menjalankan tugas dan relasi jabatan.
Menurut Noel, dirinya seharusnya lebih cermat dalam menyikapi setiap bentuk komunikasi, hubungan kerja, maupun lingkungan jabatan yang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Mantan Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) itu juga menyampaikan, dirinya tidak bermaksud mencari pembenaran ataupun menyalahkan pihak lain atas kasus tersebut. Ia meminta majelis hakim mempertimbangkan seluruh perjalanan hidup dan pengabdiannya sebelum menjatuhkan putusan.
“Hari ini saya hanya ingin menyampaikan perjalanan hidup, nilai-nilai yang membentuk diri saya, pekerjaan yang pernah saya lakukan, serta penyesalan yang saya rasakan, agar majelis hakim dapat melihat saya sebagai manusia secara utuh,” tuturnya.
Peleidoi ini dibacakan satu pekan setelah Noel dituntut 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 250 juta subsider 90 hari oleh JPU KPK. Jaksa meyakini, Noel bersama terdakwa lain menerima suap dan gratifikasi terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Noel juga dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1.435.000.000 atau Rp 1,4 miliar. Uang pengganti harus dibayarkan setelah satu bulan berkekuatan hukum tetap.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
