
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu Letjen TNI (Puan) Djaka Budi menunjukkan barang bukti hasil penindakan jaringan produsen pita cukai ilegal di Jateng. (Ditjen Bea dan Cukai)
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan tim gabungan lainnya membongkar sindikat pita cukai palsu. Dari penindakan tersebut, berhasil diselamatkan potensi kerugian negara yang angkanya mencapai Rp 570 miliar.
Angka sebesar itu diperoleh atas penindakan secara serentak terhadap jaringan produksi dan penimbunan pita cukai palsu di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Langkah tegas itu bermula dari pengumpulan dan pendalaman informasi intelijen yang komprehensif terkait aktivitas produksi barang kena cukai ilegal.
”Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta melindungi masyarakat dari peredaran barang kena cukai ilegal,” kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama pada Kamis (21/5).
Berdasar data, pada Selasa (19/5), Tim Satgas Bea Cukai yang terdiri atas petugas dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kantor Wilayah Bea Jateng dan DIY, serta Bea Cukai Kudus bersama-sama personel BAIS TNI bergerak secara simultan di 2 wilayah operasi utama. Yakni Kabupaten Jepara dan Kota Semarang.
Di Jepara, petugas menindak 5 lokasi yang difungsikan sebagai tempat penimbunan serta pelekatan hologram. Masing-masing lokasi tersebar di wilayah Kecamatan Mayong, Kecamatan Batealit, dan Kecamatan Pecangaan. Sementara di Semarang, penggerebekan berlangsung di 3 lokasi di Kecamatan Gunungpati yang diduga sebagai pusat proses percetakan pita cukai ilegal.
Berdasar hasil operasi di Jepara dan Semarang, petugas mengamankan jutaan pita cukai palsu beserta peralatan produksi komparatif. Yakni 71 koli pita cukai diduga palsu, 3 koli pita cukai serupa yang belum dilekati hologram, serta 2 unit mesin stamping foil dari Jepara. Kemudian 2 unit mesin cetak, plat cetak pita cukai, 1 unit mesin pemotong kertas, 22 roll kertas stiker hologram, serta 1 map dokumen pemesanan pita cukai yang diduga palsu di Semarang.
”Guna menegakkan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, petugas juga mengamankan pihak-pihak terkait di lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” beber Djaka.
Dari Jepara, petugas mengamankan 15 orang yang sedang melakukan aktivitas pelekatan hologram. Di Semarang, petugas mengamankan 4 orang terperiksa yang terdiri atas 1 pengendali percetakan, 2 karyawan, dan 1 sopir beserta 1 unit mobil Innova Zenix dengan nomor polisi K1704Q.
Secara keseluruhan ada 19 orang yang diamankan berikut berbagai barang bukti. Seluruhnya sudah dibawa ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng dan DIY untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Operasi tersebut berjalan dengan aman dan lancar atas dukungan penuh dari BAIS TNI.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
