
Satgas PKH menindak tambang emas ilegal di wilayah Nabire, Papua Tengah. Sejumlah alat berat ikut disita. (TNI)
JawaPos.com - Penindakan tambang emas ilegal oleh Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terus berlanjut. Terbaru, Satgas PKH Halilintar menindak tegas penambangan emas tanpa izin atau PETI di wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, operasi tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Edwin Apria Chandra sebagai komandan Satgas PKH Halilintar. Lokasi penindakan berada di wilayah Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa.
”Dalam pelaksanaan tugas tersebut, satgas menghadapi medan yang cukup sulit di kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal,” kata Aulia kepada awak media pada Kamis (7/5).
Meski begitu, Satgas PKH Halilintar tetap menuntaskan tugas. Mereka menindak tambang emas ilegal tersebut. Berdasar data, kawasan hutan seluas lebih dari 200 hektare berhasil dikuasai. Tidak hanya itu, satgas tersebut mengamankan sejumlah aset.
”Selain menertibkan area tambang ilegal, satgas juga berhasil mengamankan 10 unit alat berat yang terdiri atas 6 unit excavator dan 4 unit loader, yang digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal,” ujarnya.
Jenderal bintang dua TNI AD itu menyatakan bahwa sejumlah operator alat berat maupun pengawas tambang yang berada di lokasi juga sudah diamankan untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.
”Satgas memasang plang sebagai tanda penguasaan di lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat dan para penambang,” kata Aulia.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Satgas PKH Halilintar turut mendapat dukungan dari jajaran teritorial Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 173/Praja Vira Braja dalam pelaksanaan operasi tersebut. Dia memastikan, TNI akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.
”Guna menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi kelestarian sumber daya alam di seluruh wilayah NKRI,” pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
