Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 04.52 WIB

Satgas PKH di Papua tengah Tertibkan Tambang Emas Ilegal, Kuasai Kembali Lahan Seluas 200  Hektare

Satgas PKH menindak tambang emas ilegal di wilayah Nabire, Papua Tengah. Sejumlah alat berat ikut disita. (TNI) - Image

Satgas PKH menindak tambang emas ilegal di wilayah Nabire, Papua Tengah. Sejumlah alat berat ikut disita. (TNI)

JawaPos.com - Penindakan tambang emas ilegal oleh Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terus berlanjut. Terbaru, Satgas PKH Halilintar menindak tegas penambangan emas tanpa izin atau PETI di wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, operasi tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Edwin Apria Chandra sebagai komandan Satgas PKH Halilintar. Lokasi penindakan berada di wilayah Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa.

”Dalam pelaksanaan tugas tersebut, satgas menghadapi medan yang cukup sulit di kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal,” kata Aulia kepada awak media pada Kamis (7/5).

Meski begitu, Satgas PKH Halilintar tetap menuntaskan tugas. Mereka menindak tambang emas ilegal tersebut. Berdasar data, kawasan hutan seluas lebih dari 200 hektare berhasil dikuasai. Tidak hanya itu, satgas tersebut mengamankan sejumlah aset.

”Selain menertibkan area tambang ilegal, satgas juga berhasil mengamankan 10 unit alat berat yang terdiri atas 6 unit excavator dan 4 unit loader, yang digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal,” ujarnya.

Jenderal bintang dua TNI AD itu menyatakan bahwa sejumlah operator alat berat maupun pengawas tambang yang berada di lokasi juga sudah diamankan untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

”Satgas memasang plang sebagai tanda penguasaan di lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat dan para penambang,” kata Aulia.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Satgas PKH Halilintar turut mendapat dukungan dari jajaran teritorial Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 173/Praja Vira Braja dalam pelaksanaan operasi tersebut. Dia memastikan, TNI akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

”Guna menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi kelestarian sumber daya alam di seluruh wilayah NKRI,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore