
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memastikan tidak ada kongkalikong penanganan perkara dari pemberian uang Rp 300 juta kepada pegawai Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) gadungan berinisial TH alias D, 48. Menurutnya tidak ada pembahasa perkara hukum apapun dalam pertemuannya dengan pelaku.
Sahroni mengatakan, pada 6 April 2026 pelaku datang begitu saja ke DPR RI tanpa undangan. Saat itu dirinya sedang memimpin rapat di Komisi III lalu mendapat informasi dari salah satu stafnya bahwa ada yang mengaku utusan pimpinan KPK hendak menemuinya.
"Nggak ada, enggak ada sama sekali ngomongin perkara enggak ada, itu mah dia datang minta duit aja atas nama pimpinan KPK," ucap Sahroni di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4).
Sahroni mengaku bertemu langsung dengan pelaku cuma sekitar 2 menit. Saat itu dia harus kembali ke ruang rapat.
"Jadi nggak ada (obrolan) eh Bang Roni, ini ada perkara loh, nih kondisinya begini, sama sekali nggak ada," imbuhnya.
Dalam pertemuan singkat itu, pelaku tanpa basa basi langsung meminta Rp 300 juta dengan dalih keperluan operasional pimpinan KPK. Sahroni pun tidak langsung menyetujui, dan memilih kembali ke ruang rapat.
“Tidak ada negosiasi. Permintaan langsung Rp300 juta. Kalau dibilang meminta, iya, karena yang bersangkutan terus-menerus menelepon meminta uang tersebut,” ungkapnya.
Sahroni pun menghubungi salah satu pimpinan KPK untuk memastikan identitas pelaku. Namun, pelaku dipastikan bukan pegawai KPK dan tidak dikenal. Atas dasar itu, Sahroni berkoordinasi dengan KPK untuk menangkap pelaku.
Sebelumnya, tim gabungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya sebelumnya menangkap empat orang yang diduga sebagai pegawai KPK gadungan di kawasan Jakarta Barat pada Kamis malam (9/4/2026).

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
