
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono bersama buah hati ketiganya, baby Aulia./ Instagram: ichasoebandono
JawaPos.com - Pemeriksaan pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono dalam kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI) hari ini, Kamis (2/4), berlangsung berjam-jam. Penyidik Bareskrim Polri menanyai keduanya mulai pukul 11.00-16.00 WIB.
Kepada Dude dan Alyssa, penyidik meminta keterangan terkait dengan peran mereka sebagai brand ambassador (BA) DSI. Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro selaku pimpinan tim penyidik kasus DSI mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah 90 orang saksi menjalani pemeriksaan dalam kasus tersebut. Termasuk diantaranya Dude dan Alyssa.
Dari pasangan artis tersebut, penyidik menggali keterangan melalui puluhan pertanyaan yang disampaikan dalam pemeriksaan hari ini. "Sekitar lima jam dilakukan pemeriksaan dengan sekitar 20 dan 30 pertanyaan. Tentunya kami ingin mendapatkan keterangan terkait peran dari kedua saksi tersebut dalam kaitannya (sebagai) brand ambassador di DSI," terang Brigjen Susatyo kepada awak media.
Sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh Dude, kontrak sebagai brand ambassador DSI berjalan selama 3 tahun. Mulai 2022-2025.
Selama mereka berdua terlibat dalam bisnis yang dijalankan oleh DSI sebagai brand ambassador, sejumlah pemodal menanamkan uang untuk dikelola oleh DSI. Untuk itu, penyidik memanggil dan memeriksa Dude bersama istrinya.
"Kami ingin mendalami apakah dari pihak DSI juga memberikan keterangan-keterangan kepada kedua saksi ini ya, untuk bisa membawa promosi yang baik kepada DSI. Sehingga hari ini kami lakukan pemeriksaan, tentunya hasil pemeriksaan itu akan kami kaji lagi berdasarkan alat-alat bukti lainnya," kata dia.
Terhadap Dude dan Alyssa, penyidik juga mencari tahu sejauh mana mereka berdua mengetahui dan memahami rencana bisnis yang dilakukan oleh DSI. Sejauh ini, penyidik menilai pemeriksaan terhadap kedua saksi sudah cukup.
Namun, tidak menutup kemungkinan ada pemeriksaan lanjutan jika penyidik membutuhkan keterangan tambahan atau perlu mengonfirmasi temuan dalam kasus tersebut.
"Nanti kita lihat perkembangannya ya. Kalau memang perlu kami panggil, kami akan panggil kembali," ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
