
Mabes TNI menyampaikan keterangan terkait dengan peristiwa penyiraman air keras terhadap WakilKoordinator KontraS Andrie Yunus pada Rabu (18/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil jajaran Polda Metro Jaya terkait kasus penyerangan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses penyelidikan yang tengah dilakukan Komnas HAM.
Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, mengungkapkan bahwa Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, hadir bersama sejumlah pejabat dan staf untuk memberikan keterangan selama kurang lebih tiga jam.
“Hari ini kami mendapatkan keterangan sekitar tiga jam dari Polda Metro Jaya terkait langkah-langkah yang telah dan akan mereka lakukan dalam penyelidikan,” kata Saurlin di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (30/3).
Dalam pemeriksaan tersebut, Komnas HAM juga mendalami perbedaan informasi terkait identitas pelaku yang sebelumnya sempat berbeda antara pihak Kepolisian dan TNI. Namun, Saurlin memastikan bahwa perbedaan tersebut tidak signifikan.
“Sudah ada kesesuaian. Polda Metro Jaya menyampaikan ada empat orang, dan perbedaan inisial yang muncul sebelumnya merujuk pada orang yang sama,” tegasnya.
Saurlin menjelaskan, para pelaku yang telah teridentifikasi berasal dari unsur militer, yakni dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Saat ini, keempatnya telah diamankan oleh pihak TNI, sementara Polda Metro Jaya tetap melanjutkan proses penyelidikan.
“Polda Metro Jaya tidak menghentikan penyelidikan. Mereka tetap melanjutkan dan juga menyerahkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan oleh pihak TNI,” jelas Saurlin.
Selain itu, Komnas HAM mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak di luar TNI dalam kasus ini.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
