
Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari dipecat PAN karena terjaring OTT KPK. (YouTube Fikri Thobari Official)
JawaPos.com-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mengambil langkah tegas menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. PAN secara resmi memecat Fikri dari keanggotaan partai.
Diketahui, Fikri merupakan Ketua DPD PAN Rejang Lebong. Pemecatan tersebut disebut sebagai bentuk sikap tegas partai terhadap kader yang diduga melakukan penyimpangan.
“DPP PAN memberhentikan Muhammad Fikri Thobari dari jabatan struktural partai. Untuk sementara Ketua DPD PAN Rejang Lebong diambil alih oleh DPW PAN Bengkulu,” kata Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi, kepada wartawan, Selasa (10/3).
Viva menegaskan, tindakan yang dilakukan Fikri merupakan tanggung jawab pribadi. Ia menyebut perbuatan tersebut melanggar platform perjuangan PAN dan tidak mencerminkan nilai, prinsip, serta komitmen partai dalam menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
PAN juga menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kami percaya bahwa penegakan hukum harus berjalan secara transparan, obyektif, profesional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan,” tegasnya.
Ia menambahkan, partainya sejak awal berkomitmen mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Karena itu, PAN akan memperkuat sistem pembinaan kader serta meningkatkan pengawasan internal agar kader yang memegang jabatan publik menjalankan amanat rakyat dengan penuh tanggung jawab.
“Kepada masyarakat, kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini. PAN tetap berkomitmen terus bekerja untuk rakyat, mengabdi, dan memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjaga kepercayaan publik dalam membangun bangsa yang bebas dari korupsi,” imbuhnya.
Sebelumnya, KPK mengungkapkan telah mengamankan 13 orang dalam operasi tangkap tangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (9/3). Dalam OTT tersebut, turut diamankan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.
Mereka yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.
“Bahwa dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut yang dilakukan oleh tim KPK pada tanggal 9 Maret 2026, hari Senin kemarin, tim mengamankan sejumlah 13 orang yang kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan juga di Polresta Bengkulu,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3).
Setelah menjalani pemeriksaan awal, dari 13 orang yang diamankan terdapat sembilan orang yang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Salah satu yang dibawa ke markas KPK adalah Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.
“9 orang tersebut saat ini sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih. Salah satunya adalah Bupati Rejang Lebong,” ungkap Budi.
KPK menduga OTT yang menyasar Fikri Thobari berkaitan dengan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Saat ini, para pihak yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim selain mengamankan sejumlah pihak juga mengamankan barang bukti, di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan juga uang tunai,” ujarnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
