
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Faizal Ramadhani. (Satgas Damai Cartenz)
JawaPos.com - Insiden penembakan melibatkan orang tidak dikenal (OTK) kembali terjadi pada Kamis (12/2). Kali ini menyasar seorang sopir mobil tangki air bersih yang bertugas di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Akibatnya korban mengalami luka tembak.
Berdasar laporan, insiden itu terjadi saat korban mengemudikan kendaraan tangki yang membawa suplai air bersih untuk masyarakat di wilayah Lopon. Di tengah perjalanan, korban ditembaki dari arah pinggir jalan sampai mengalami luka tembak pada bagian punggung sebelah kiri.
Dalam kondisi terluka, korban bersama seorang kenek yang mendampingi tetap melanjutkan perjalanan hingga berhasil mencapai Lopon. Mereka kemudian menyelamatkan diri. Pasca menerima laporan itu, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 dan Polres Yahukimo langsung bergerak.
Korban dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis di fasilitas kesehatan tersebut. Lantaran sempat kritis korban dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura untuk mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.
Atas penembakan itu, Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, aparat tidak akan mentolerir aksi kekerasan terhadap warga sipil, apalagi terhadap masyarakat sipil yang sedang menjalankan aktivitas pelayanan kebutuhan dasar.
”Korban adalah masyarakat yang sedang bekerja mengangkut kebutuhan dasar berupa air bersih. Ini tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Kami bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan mengamankan situasi. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku,” kata dia kepada awak media.
Dalam keterangan yang sama, Kasatgas Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo menyampaikan bahwa langkah cepat telah diambil oleh aparat. Menurut dia, setelah korban dievakuasi, aparat melakukan respons taktis di sekitar lokasi kejadian.
Yusuf menyebut, petugas sempat mendapati tiga sampai empat orang mencurigakan yang kemudian melarikan diri dengan menyeberangi Kali Biru dan masuk ke area hutan. Sampai saat ini, penyisiran dan pengejaran masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan mengarah pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Yahukimo. Namun demikian, polisi masih mendalami identitas dan keterkaitan kelompok tersebut untuk memastikan proses hukum berjalan optimal.
”Sebagai langkah antisipatif, pengamanan di jalur distribusi logistik dan sejumlah objek vital di Kabupaten Yahukimo turut ditingkatkan. Koordinasi bersama pemerintah daerah juga dilakukan untuk menjamin distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan dengan pengawalan yang memadai,” terang dia.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
