Tarman (74) yang menikahi gadis, Shela Arika (24) asal Pacitan. (Tangkapan layar Instagram @lambe_turah)
JawaPos.com - Drama pernikahan antara Tarman (74), warga Karanganyar, dan Sheila Arika, gadis muda asal Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan, akhirnya menemui titik terang.
Setelah ramai dibahas di media sosial, bahkan disertai rumor bahwa sang mempelai pria kabur polisi turun tangan. Kepolisian ikut meluruskan fakta yang sebenarnya.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan bahwa pihaknya sudah lebih dulu bertindak sebelum isu ini meledak di dunia maya.
“Sebelum berita ini ramai, kami sudah memetakan potensi tindak pidana dan berkoordinasi dengan Polres Wonogiri,” ujar Ayub dikutip Radar Madiun (Grup JawaPos).
Menurutnya, jajaran Polsek Bandar bersama lurah, bhabinkamtibmas, dan babinsa sempat mendatangi rumah keluarga Sheila untuk memastikan kabar yang beredar. Hasilnya cukup mengejutkan: Tarman tidak kabur. Ia justru tengah berbulan madu di Purwantoro, Wonogiri.
“Berdasarkan keterangan keluarga, keduanya sedang berbulan madu. Itu juga dibuktikan lewat panggilan video antara orang tua Sheila dan pasangan pengantin, disaksikan kapolsek, perangkat desa, dan awak media,” jelas Ayub.
Tak berhenti di situ, isu soal mahar berupa cek Rp 3 miliar pun ikut diklarifikasi. Polisi memastikan keluarga mempelai perempuan tidak merasa dirugikan sama sekali.
“Keluarga perempuan menyatakan tidak ada kerugian soal mahar tersebut,” imbuh Ayub.
Meski semua tampak beres, Polres Pacitan tetap membuka pintu bagi masyarakat yang mungkin memiliki informasi tambahan terkait dugaan pelanggaran hukum lain. Namun, Ayub mengingatkan agar publik tidak buru-buru menghakimi.
“Kami menjaga nama baik keluarga, termasuk hak saudara Tarman untuk berubah dan tidak didiskriminasi sebagai mantan narapidana,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang aktif melapor dan berpartisipasi menjaga ketertiban, meski diwarnai rasa penasaran yang tinggi terhadap “drama cinta beda usia” tersebut.
“Ini bukti warga Pacitan guyub dan peduli, bukan ingin mencampuri urusan rumah tangga orang lain, tapi mencegah agar tidak ada yang dirugikan,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan isu viral tanpa verifikasi.
“Semakin cepat dilaporkan kalau ada dugaan pelanggaran, semakin baik. Tapi jangan asal percaya gosip,” pungkas Ayub.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
