Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 00.57 WIB

Punya Peran Penting, Satu dari 15 Tersangka Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Cempaka Putih Masih Buron

Tersangka penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih Jakarta Pusat digelandang penyidik Di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Tersangka penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih Jakarta Pusat digelandang penyidik Di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Satu dari 15 tersangka kasus penculikan dan pembunuhan kepala caban bank BUMN Cempaka Putih masih buron. Tersangka berinisial EG itu kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam kasus yang menyebabkan korban bernama Mohammad Ilham Pradipta meninggal dunia itu, EG menjadi salah satu tersangka pada klaster yang bertugas membuntuti korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menyampaikan bahwa total ada 5 orang tersangka dalam klaster tersebut. Yakni tersangka berinisial AW, tersangka EWH, tersangka RS, tersangka AS, dan tersangka EG yang hingga saat ini masih buron. 

”Dari kasus tersebut masih ada satu orang yang belum tertangkap dan kami tetapkan sebagai DPO dengan inisial EG. Itu perannya sebagai tim yang masuk dalam kategori klaster empat yang dimana ikut membuntuti korban,” terang Wira dalam konferensi pers pada Selasa (16/9). 

Menurut Wira, EG punya peranan cukup penting. Bahkan dia menyatakan bahwa informasi soal keberadaan rekening dormant akan diungkap setelah EG ditangkap. Dia memastikan, EG merupakan tersangka yang berasal dari unsur masyarakat sipil. Yang bersangkutan bukan TNI seperti Serka N dan Kopda F. 

”EG itu orang sipil, merupakan teman-teman kelompok pelaku klaster penculikan,” kata Wira. 

Dalam kasus tersebut, polisi membagi para tersangka dalam 4 klaster berbeda. Yakni klaster aktor intelektual, klaster yang membuntuti korban, klaster penculik, dan klaster yang melakukan penganiayaan terhadap korban. Kecuali tersangka berinisial EG, Seluruhnya sudah ditangkap, termasuk 2 prajurit TNI yang terlibat dalam kasus tersebut. 

Korban diculik dari Lokasi Parkir Lottemart Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim) pada 20 Agustus lalu. Rekaman CCTV menggambarkan secara jelas penculikan korban. Hanya berselang beberapa jam setelah penculikan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Kini keluarga korban menuntut keadilan kepada aparat penegak hukum. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore