Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 21.32 WIB

Ini Motif Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN Cempaka Putih Jakarta Pusat yang Melibatkan Prajurit TNI

Tersangka penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih Jakarta Pusat digelandang penyidik Di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Tersangka penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih Jakarta Pusat digelandang penyidik Di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) bank BUMN Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta. Dalam pengungkapan itu, dijelaskan pula motifnya.

Dalam konferensi pers pada Selasa (16/9), Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombespol Wira Satya Triputra mengungkapkan bahwa motif di balik kasus tersebut terkait dengan uang. 

Motif daripada para pelaku melakukan perbuatannya yaitu para pelaku ataupun para tersangka berencana untuk melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang telah dipersiapkan,” kata Wira di hadapan awak media. 

Karena itu, para pelaku butuh akses dan otoritas dari seorang kepala cabang. Korban yang bertugas di salah satu bank BUMN yang berkantor di Cempaka Putih lantas menjadi target.

Bermula dari ide C alias K dan DH, kasus itu berkembang dengan melibatkan beberapa pelaku lain. Mulai pelaku yang membuntuti, menculik, hingga menghabisi dan membuang korban. ”Pasal yang dilanggar dalam kasus ini Pasal 328 dan atau Pasal 333 KUHP,” terang Wira. 

Tidak serta merta, niat memindahkan uang di rekening dormant oleh para tersangka itu sudah muncul sejak Juni. Sementara rencana penculikan korban disusun mulai pertengahan Agustus. 

Hanya selang beberapa hari, pada 20 Agustus 2025, korban diculik dari Lokasi Parkir Lottemart Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim). Dia diangkut paksa oleh penculik menggunakan mobil. 

Besoknya, pada 21 Agustus 2025, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Keluarga korban yang mendapatkan rekaman CCTV saat korban dijemput paksa melapor kepada polisi dan meminta kasus itu diusut tuntas. Belakangan diketahui bahwa dalam penculikan dan pembunuhan tersebut turut terlibat prajurit TNI AD.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore