
Massa menggeruduk rumah politisi, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aksi massa di rumah Politisi Partai NasDem Ahmad Sahroni sempat diwarnai ‘hujan uang’. Massa yang datang dan merangsek masuk ke rumah di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara itu mengambil sejumlah barang. Termasuk uang pecahan Rp 100 dengan nilai jutaan. Tidak dibawa begitu saja, massa menebar uang tersebut sampai menjadi rebutan.
Detik-detik ‘hujan uang’ di sekitar rumah Sahroni sontak membuat massa berteriak kegirangan. Beberapa di antara mereka ikut berebut mengambil uang tersebut. Ada yang dapat, ada yang tidak. Selain uang, barang-barang seperti pakaian, aksesoris, hingga lukisan ikut diambil oleh massa. Lantaran tidak ada pengamanan maupun warga setempat yang mencegah, massa bebas keluar masuk rumah tersebut.
”Datangnya (massa) dari sana, nggak tahu dari mana. Kayaknya dari banyak daerah,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga tersebut, massa sebanyak itu baru datang hari ini. Sebelumnya sama sekali tidak ada massa yang datang. Namun, dia mengakui bahwa beberapa hari terakhir rumah Sahroni memang sudah sepi. Hanya ada beberapa orang petugas yang disebut warga sebagai ajudan anggota Komisi I DPR tersebut. Salah seorang petugas itu terlihat saat massa pertama kali datang sore tadi.
Namun saat massa berhasil merangsek masuk ke dalam rumah, petugas itu sudah tidak ada. Sehingga massa sangat leluasa merusak barang-barang milik Sahroni. Termasuk 2 unit mobil yang terdiri atas mobil listrik Lexus RZ 450e dan Porsche 1600 Super. Dalam sekejap, kedua mobil tersebut langsung rusak parah. Kaca pecah, roda-roda dipreteli.
”Iya tadinya demo, cuma ada anak ABG tuh. rombongan ABG semua, bongkar semua,” jelasnya.
Sahroni menjadi salah satu legislator di Senayan yang mendapat sorotan dari publik dalam rangkaian aksi demo beberapa hari belakangan. Pernyataannya saat diwawancarai oleh awak media di Sumatera Utara (Sumut) adalah salah satu pemicunya.
Saat itu, Sahroni yang masih bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi III respons keras pernyataan dan ajakan untuk membubarkan DPR. Respons tersebut disampaikan oleh Sahroni pada Jumat pekan lalu (22/8). Dia menyampaikan bahwa DPR terbuka atas setiap kritik, masukan, dan saran dari masyarakat.
”Orang yang cuma mental (teriak) bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” tegasnya.
Menurut Sahroni, kritik sah-sah saja. Apalagi di negara demokratis seperti Indonesia. Namun demikian, kritik tidak boleh kebablasan. Terlebih bila malah berujung caci maki. Menurut dia kritik yang berlebihan bisa merusak mental manusia.
”Silakan kritik, mau ngapain juga boleh. Tapi, jangan mencaci maki berlebihan. Itu merusak mental manusia, mental manusia yang begitu adalah orang tertolol sedunia,” imbuhnya.
Sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat, DPR punya peranan yang vital di Indonesia. Mengingat DPR merupakan bagian dari sistem pemerintahan. Bila DPR dibubarkan, bukannya akan membuat keadaan menjadi baik, dia menyebut, kondisinya malah bisa menjadi gawat.
”Maka jangan menyampaikan hal-hal seenaknya, bubarin DPR, jangan,” kata politisi yang dikenal sebagai crazy rich dari Tanjung Priok tersebut.
Pernyataan yang disampaikan oleh Sahroni tersebut sontak viral di media sosial. Berbagai pihak menanggapi pernyataan itu. Dia mengakui, DPR belum tentu benar dan hebat. Namun demikian, dalam pelaksanaan tugasnya DPR sudah berusaha mewakili rakyat Indonesia.
”Jangan dikit-dikit DPR ngomongin masalah ini, dihujat. Mau menghujat sampai mampus juga nggak apa-apa. Tapi, DPR masih berdiri sampai kapanpun tidak akan berubah,” tandasnya seperti dikutip dari pemberitaan Radar Solo.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
