Prosesi pemakaman pengemudi ojek online Affan Kurniawan ke TPU Karet Bivak di Jakarta, Jumat (29/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Indonesia, Jakarta khususnya sedang berduka. Buntut dari insiden tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) pada kericuhan atas demo di kawasan DPR pada Kamis (28/8) malam.
Pengemudi ojol 21 tahun itu sudah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat pada Jumat (29/8) siang tadi. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya driver yang disebut sedang mengantar makanan pesanan pelanggan itu.
"Kami sangat berduka dengan meninggalnya Mas Affan Kurniawan kemarin. Kami percaya pihak kepolisian akan bersikap profesional dalam penyelidikan kasus ini dan menjatuhkan sanksi kepada yang bersalah," kata Juru Bicara DPP PSI Andy Budiman dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8).
Andy meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif. "PSI percaya masyarakat punya daya nalar yang kuat dan tidak akan terpancing. Mari kita jaga Indonesia yang kita cintai," ujarnya.
Baca Juga: Penghormatan Terhadap Affan Kurniawan yang Tewas Digilas Rantis Brimob, Logo Gojek Berubah Hitam
Diberitakan sebelumnya, ternyata Affan Kurniawan telah putus sekolah sejak kelas 1 SMK karena keterbatasan ekonomi. Diketahui Affan tewas saat terjebak dalam aksi demonstrasi di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
"Ya sebenarnya ini udah lima, enam tahun (ngojek). Udah gak sekolah lagi itu. Karena pernah masuk di SMK, di sini kan gak kuat bayar, dikeluarin sama sekolahnya," ujar kakek Affan, Fachrudin, 73, kepada wartawan, Jumat (29/8).
Dia menyebut Affan di-drop out sekolah sejak kelas 1 SMK karena tidak mampu membayar biaya sekolah. Setelah itu, pemuda itu mencari penghasilan dengan menjadi driver ojol. "Iya, di-DO sama sekolahnya karena gak mampu bayar," ucapnya.
"Yang jelas cuma punya ijazah SMP," sambung Fachrudin.
Setelahnya, Affan hanya fokus bekerja dan membantu keluarganya yang masih memiliki adik perempuan bernama Wulan. Termasuk membantu penghasilan keluarga karena sang ayah sudah tak bekerja.
"Membantu ekonomi keluarga.
Karena masih punya adik, yang namanya Wulan. Satu-satunya perempuan. Almarhum nih, tengah-tengah yang nomor 2. Tiga bersaudara," pungkasnya.
Sebelumnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat di Gedung DPR/MPR RI berakhir ricuh. Saat kericuhan, seorang pengemudi ojol tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Brimob.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
