
Polisi menggelandang salah seorang pelaku penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta Pusat. Penyidik menyebut ada 4 klaster pelaku pembunuhan di kasus ini. (Istimewa)
JawaPos.com - Teka-teki dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta memang belum terungkap secara utuh. Sempat tersiar informasi ada 3 klaster yang terlibat, kini polisi membeber ada 4 klaster pelaku dalam kasus itu.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim.
Dia menyampaikan bahwa pelaku yang menculik dan menghabisi nyawa kepala cabang (kacab) bank BUMN Cempaka Putih itu terbagi atas 4 klaster. Masing-masing memiliki peran yang berbeda antara satu dengan lainnya.
”Pertama klaster aktor intelektual, kedua klaster yang membuntuti, ketiga klaster yang menculik, keempat klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban,” jelas dia pada Rabu (27/8).
Hingga saat ini, kasus tersebut masih terus didalami oleh Polda Metro Jaya. Penyidik menggali lebih jauh lagi mengenai peran masing-masing tersangka dalam 4 klaster tersebut.
Menurut Abdul Rahim, jumlah tersangka yang semula 8 orang kini sudah bertambah jadi 15 orang.
Angka itu bertambah setelah Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah tersangka lain. ”Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sudah 15 orang,” ungkap Abdul Rahim.
Sejauh ini, yang sudah disampaikan kepada publik sebagai klaster penculik adalah 4 orang tersangka dengan inisial AT, RS, RH, dan RW alias Eras. Kemudian 4 orang tersangka yang masuk klaster aktor intelektual berinisial YJ, AA, DH, dan C.
Sementara 7 tersangka lain, hingga saat ini polisi belum menyampaikan inisial maupun peran mereka dalam kasus tersebut.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
