Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Agustus 2025 | 05.57 WIB

Kekecewaan Serma Christian Atas Kematian Prada Lucky: Saya Sangat Kecewa, Kamu Sudah Buat Anak Saya Mati!

Tangkapan layar saat Serma Christian Namo emosi karena jasad anaknya, Prada Lucky Namo yang meninggal diduga dianiaya senior, tak bisa diautopsi di rumah sakit. (Instagram @surakartakita) - Image

Tangkapan layar saat Serma Christian Namo emosi karena jasad anaknya, Prada Lucky Namo yang meninggal diduga dianiaya senior, tak bisa diautopsi di rumah sakit. (Instagram @surakartakita)

JawaPos.com - Sebagai seorang tentara, Serma Christian Namo tidak pernah menyangka putranya, Prada Lucky Chepril Saputra Namo, bakal tewas mengenaskan. Apalagi Prada Lucky tewas dalam komplek markas akibat penganiayaan oleh senior. Luapan kekecewaan Serma Christian tampak sejak awal dirinya menerima kabar kematian putranya. 

Dikutip dari pemberitaan Lombok Post pada Sabtu (9/8), Serma Christian tidak mengizinkan siapapun menyentuh dan mengangkat peti jenazah putranya saat tiba di rumah duka yang berada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Termasuk rekan-rekan Prada Lucky yang sudah mengenakan loreng khas pasukan Angkatan Darat.

”Jangan ada yang pikul. Biar saya sendiri saja yang pikul. Saya sangat kecewa. Kamu sudah buat anak saya mati, tentu saya tidak akan terima,” ungkap Serma Christian. 

Namun, rekan-rekan Prada Lucky tetap mengangkat peti jenazah yang sudah diselimuti oleh bendera merah putih tersebut. Sejurus kemudian, Serma Christian mengambil bingkai foto Prada Lucky yang disimpan di ujung peti jenazah dan mengangkatnya tinggi-tinggi. 

”Anak ganteng, Lucky. Bapak salah, bapak salah kasih lu (kamu) kerja Lucky. Bapak sudah bilang, kenapa lu mau jadi tentara. Bapak minta maaf,” ungkap Serma Christian sambil menangis. 

Bagi Serma Christian dan keluarga, kematian Prada Lucky sangat berat karena dia baru saja masuk TNI. Penyebab kematiannya juga karena dugaan penganiayaan oleh senior. Itu yang membuat Serma Christian semakin marah. Menurut dia, kematian di medan tempur dan medan operasi lebih bisa diterima,  

Prada Lucky meninggal dunia dalam perawatan intensif di ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Rabu (6/8). Sebelum meninggal dunia, Prada Lucky sempat mengatakan bahwa dirinya dipukuli oleh senior. Karena itu, Serma Christian sangat marah dan kecewa atas kematian putranya. Dia ingin, pelaku dihukum berat dan dipecat dari TNI AD

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore