
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyampaikan keterangan kepada awak media pada Senin (3/2). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
JawaPos.com - TNI AD memberi atensi penuh peristiwa dugaan penganiayaan berujung kematian yang dialami oleh Prada Lucky Chepril Saputra Namo. Personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere itu meninggal dunia dalam penanganan petugas medis pada Rabu (6/8). Angkatan Darat memastikan, peristiwa itu menjadi bahan evaluasi dan berjanji menindak tegas pelaku.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana pada Sabtu (9/8) menyampaikan, pihaknya sangat menyesali peristiwa itu. Menurut dia, pimpinan Angkatan Darat tidak mentolerir segala bentuk tindak kekerasan dengan alasan apapun. Tindak kekerasan, kata Wahyu, dilarang oleh TNI AD dan tidak boleh dilakukan.
”Karena pada prinsipnya pimpinan TNI tidak pernah mentolerir segala bentuk kekerasan,” imbuhnya.
Karena itu, TNI AD memberi atensi dan memastikan bahwa para prajurit TNI AD yang terindikasi terlibat dalam peristiwa itu tengah diperiksa. Bukan hanya prajurit yang berada di lokasi kejadian, semua yang diduga terlibat telah dimintai keterangan oleh Polisi Militer (POM) TNI AD. Menurut Wahyu, kini pihaknya tengah mengurai konstruksi kejadian hingga Prada Lucky meninggal dunia.
”Apabila sudah ditemukan terduga pelaku, termasuk peran keterlibatan yang menyebabkan korban meninggal dunia, nanti tentu akan menjadi tersangka, termasuk dengan pasal-pasalnya,” ucap dia.
Wahyu memastikan, pihaknya akan menyampaikan setiap perkembangan dalam kasus tersebut. Sementara proses masih berjalan, dia meminta masyarakat mengikuti dan menghormati proses hukum. Dia menjamin, TNI AD tidak tinggal diam. Peristiwa itu juga menjadi bahan evaluasi untuk seluruh jajaran TNI AD di seluruh Indonesia.
”Pimpinan TNI juga sudah menyampaikan, tidak boleh ada yang berkaitan dengan tindak kekerasaan. Pembinaan-pembinaan kepada prajurit harus dilaksanakan pada kaidah-kaidah yang mendukung, bermanfaat untuk melaksanakan tugasnya,” ucap Wahyu.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
