
Anggota keluarga membawa foto almarhum Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Bantul. (Guntur Aga/Radar Jogja)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya menyatakan bahwa Arya Daru Pangayunan meninggal dunia tanpa keterlibatan orang lain. Jenazah diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu ditemukan pada Selasa pagi (8/7) dalam keadaan kepala terlilit lakban berwarna kuning. Siapa sebenarnya Daru? Radar Jogja mengungkap beberapa fakta mengenai pria berusia 39 tahun tersebut.
Dikutip dari pemberitaan Radar Jogja pada Selasa (29/7), Daru merupakan seorang diplomat yang pernah bertugas di beberapa negara. Mulai Timor Leste sampai Argentina. Kala itu dia bertugas di kedutaan besar Indonesia sebagai diplomat ahli muda pada Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di bawah Kemlu.
Sebelum kematiannya, Daru sudah mendapat penuhahan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Helsinki. Harusnya, tugas tersebut dia lakoni mulai akhir bulan ini. Namun, Daru malah ditemukan tewas di kamar kosnya dalam keadaan mengenaskan. Kematiannya sempat menjadi misteri sampai Polda Metro Jaya mengungkap bahwa Daru bunuh diri.
”Sebenarnya almarhum sudah siap berangkat tanggal 29 Juli, tetapi Allah berkehendak lain,” ungkap Meta Bagus, kakak ipar almarhum saat ditemui di rumah duka di Jalan Munggur Nomor 6, Jomblang, Janti, Banguntapan, Bantul.
Menurut Meta, Daru merupakan pribadi yang hangat, tenang, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. Saat kecil, kata Meta, Daru sudah akrab dengan istrinya yang kini ditinggalkan. Bahkan, Daru sering mengantarkan istrinya pulang sejak masih duduk di bangku sekolah di SD Serayu.
”Kenangan Daru selalu hangat untuk kami semua,” ujarnya.
Pada Selasa pagi (8/7) keluarga mendapat kabar Daru sudah tiada. Daru tidak hanya meninggalkan istrinya, dia juga meninggalkan 2 orang anak yang masih duduk di bangku sekolah di Jogjakarta. Yakni anak pertama yang kini duduk di bangku kelas 1 SMP dan anak kedua yang masih kelas 4 SD.
”Istrinya tinggal di sini karena anak-anak sekolah di sini dan perlu ditemani,” terang Meta.
Jenazah Daru pertama kali ditemukan oleh penjaga kos dan seorang teman kosnya di bilangan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Dia ditemukan tergeletak di atas kasur dalam keadaan kepala terlilit lakban berwarna kuning. Di balik lakban tersebut, ada plastik yang membungkus kepalanya. Sempat ditangani oleh Polres Metro Jakpus, kasus kematian Daru diambil alih oleh Polda Metro Jaya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
