
Kolase pelaku dan korban penganiayaan seorang nenek di Cianjur, Jawa Barat. (Istimewa).
JawaPos.com – Seorang nenek lanjut usia (lansia) bernama Asyiah menjadi korban pengeroyokan brutal di Kampung Legok, Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Ia dituduh melakukan penculikan terhadap seorang anak yang ternyata tidak berdasar.
Polisi kini telah menangkap seorang tersangka bernama Ahmad Jarkasih dan masih memburu seorang tersangka lainnya yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bernama Kohar.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur AKP Tono Listianto mengatakan, kedua tersangka melakukan penganiayaan lantaran terpengaruh hasutan yang menuding nenek itu melakuka penculikan anak.
“Pelaku berjumlah dua orang melakukan penganiayaan terhadap korban karena terpengaruh oleh hasutan bahwa anak pelaku telah diculik oleh korban sehingga pelaku emosi kemudian menampar dan memukul korban di bagian muka, leher dan kepala,” ujar AKP Tono Listianto, Selasa (6/5).
Tono pun membeberkan kronologi lengkap penganiayaan itu. Nenek Asyiah, lansia yang saat itu hanya berniat pulang ke rumah anaknya, justru menjadi sasaran amuk massa setelah diteriaki sebagai penculik oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya. Peristiwa terjadi pada Minggu, 4 Mei 2025 sekitar pukul 09.00 WIB.
“Pada saat korban akan pulang ke rumah anaknya, setelah turun dari angkot, korban meminta untuk diantar kepada anak kecil ke rumah anaknya di daerah Kampung Padalengsar," terangnya.
Di tengah jalan, sang anak langsung pergi meninggalkan Asyiah dan tiba-tiba nenek tersebut diteriaki penculik anak.
*Namun di tengah jalan anak tersebut pergi, dan tiba-tiba ada seseorang yang tidak dikenal yang langsung meneriaki korban sebagai penculik anak,” jelas Tono.
Dalam insiden tersebut, korban langsung dibawa oleh para pelaku dan menjadi korban kekerasan fisik. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 ke 1e KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya dan tidak main hakim sendiri. Kasus ini juga menjadi peringatan keras tentang bahaya informasi palsu yang dapat menimbulkan kekerasan di tengah masyarakat.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
