Pengacara Otto Hasibuan bersama Jessica Wongso saat keluar dari Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (18/8). (Haritsa Almudatsir/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pengacara Otto Hasibuan mengungkap keluhan sejumlah pihak diterimanya setelah kliennya, Jessica Wongso keluar dari dalam Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur pada 18 Agustus 2024 lalu.
Keluhan yang diterima Otto bukan karena mereka kecewa Jessica Wongso bebas bersyarat dalam kasus pembunuhan Mirna Salihin. Tapi lebih karena Jessica Wongso menghilang setelah menghirup udara bebas.
“Banyak yang kecewa setelah dia bebas, tidak banyak eksposure yang kita lakukan. Saya buka sekarang, terus terang saja, saya berpikir dia masih BB, biar dia tenang dulu,” kata Otto Hasibuan di bilangan Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).
Jessica Wongso harus lebih berhati-hati mengingat status hukumnya masih bebas bersyarat. Di sisi lain, dia dan tim kuasa hukumnya sedang mengusahakan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung supaya status terpidana yang menempel padanya dapat dibatalkan.
“Kita kan masih PK, mudah-mudahan PK dikabulkan. Dia sudah mulai normal. Dia masih di rumah dan wajib lapor,” ujar Otto Hasibuan.
Mertua Jessica Mila itu memuji sosok Jessica Wongso. Meski mendekam di dalam penjara cukup lama, dia menjalaninya dengan lapang dada tidak ada dendam. Otto Hasibuan yakin betul kliennya tidak bersalah dalam kasus kematian Mirna.
“Dia orang hebat sebenarnya, dia kuat sekali,” puji Otto Hasibuan.
Kasus meninggalnya Wayan Mirna Salihin terjadi pada 6 Januari 2016 silam di salah satu tempat di bilangan Thamrin Jakarta Pusat setelah menenggak kopi yang disebut-sebut bercampur racun sianida. Kasus ini telah menyeret Jessica Wongso ke dalam penjara sebagai pihak bertanggungjawab. Dia pun diganjar hukuman 20 tahun penjara.
Pada saat itu, sorotan publik luas mengarah ke Jessica Wongso sebagai pembunuh Wayan Mirna Salihin yang telah meracuninya. Meski di dalam fakta persidangan tidak terungkap bagaimana cara Jessica memasukkan racun sianida ke dalam kopi Mirna.
Majelis hakim saat itu memiliki keyakinan bahwa Jessica Wongso yang menaruh racun sianida ke dalam tubuh minuman Mirna dengan sejumlah tingkahnya yang mencurigakan sebagaimana terekam dalam kamera CCTV. Karena tidak lama setelah menenggak kopi, Mirna merasakan kebas di lidah, tak sadarkan diri, hingga meninggal dunia. Apalagi, berdasarkan rekaman kamera CCTV, kopi itu berada di bawah penguasaan Jessica.
Sorotan publik kepada Jessica Wongso berubah setelah hadirnya film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang tayang di Netflix pada tahun 2023 lalu. Jika di tahun 2016 silam mata publik memandang Jessica sorotan negatif sebagai pembunuh, hadirnya film dokumenter itu membuat publik bersimpati kepada Jessica Wongso.
Sentimen positif publik ke Jessica Wongso dengan hadirnya film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso lantas dijadikan pintu masuk oleh tim kuasa hukum untuk mengupayakan Jessica Wongso dapat bebas karena diyakini tidak bersalah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
