Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2024 | 19.28 WIB

Hacker Brain Cipher Minta Maaf, Pemerintah Diminta Lebih Waspadai Serangan Siber Lebih Besar

Ilustrasi hacker melancarkan serangan siber - Image

Ilustrasi hacker melancarkan serangan siber

”Saya mengingatkan kepada seluruh pihak, kita bangsa yang besar, bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang hebat dan cerdas, terlebih di bidang IT harus kita kuasai,” kata Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, mantan panglima TNI itu sempat menguji kemampuan CSIRT (Computer Security Incident Response Team). Hadi memilih secara acak CSIRT dari berbagai instansi. Mulai Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hingga Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dia melakukan itu untuk memastikan CSIRT siap menghadapi ancaman dari dalam maupun luar.

”Saya menekankan betapa pentingnya menjaga data, salah satunya Kementerian ATR/BPN karena menyimpan seluruh dokumen milik rakyat dan pemerintah, hampir seluruh Indonesia,” jelasnya.

Hadi mencontohkan data-data milik Kementerian ATR/BPN. Dia menyebut data-data kepemilikan tanah harus dilindungi oleh negara. Selain itu, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) tersebut mencontohkan data-data milik Bakamla. Sebab, mereka punya tugas dan kewajiban untuk melakukan patroli keamanan laut. Sejauh ini, kata dia, dari target 160 CSIRT, sudah ada 93 CSIRT yang sudah terbentuk di level kementerian dan lembaga.

Sementara di level pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota, sudah terbentuk 156 CSIRT dari target 552 CSIRT. Meski belum mencapai target, Hadi menilai capaian itu merupakan progres yang baik dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketahanan siber nasional. Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa CSIRT di seluruh Indonesia harus terus mematuhi dan melaksanakan regulasi pengelolaan insiden siber.

Itu sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan BSSN Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Insiden Siber dan Peraturan BSSN Nomor 2 Tahun 2024 tentang Manajemen Krisis Siber. ”CISRT jangan berperan hanya sebagai ikon bahwa di sini ada CSIRT tetapi tidak jalan, harus terus melaksanakan fungsi dengan baik, terus melaksanakan monitor, terus respons, dan siap untuk menangani permasalahan siber,” bebernya.(wan/syn/lum/c7/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore