Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Kabag Pemberitaan
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami dugaan keterlibatan dua artis dalam pusaran kasus gratifikasi Rafael Alun Trisambodo. Lembaga antirasuah tersebut akan memastikan siapa artis yang disebut berinisial R itu.
Termasuk perannya dalam kasus dugaan gratifikasi ayah tersangka kasus penyiksaan Mario Dandy yang ditaksir bernilai puluhan miliar itu.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengapresiasi masyarakat yang memberikan informasi dugaan keterlibatan artis R. Pihaknya juga memastikan tim penyidik akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan Indonesia Audit Watch (IAW) tersebut. "KPK pasti menindaklanjuti," ujar Ali Fikri kemarin (31/3).
Artis berinisial R mencuat setelah pendiri IAW Iskandar Sitorus mendatangi KPK beberapa waktu lalu. Dia menyebut artis R merupakan orang kaya baru yang tinggal di Jakarta. Selain R, IAW juga melaporkan artis P.
IAW menduga artis itu terlibat dalam pencucian uang Rafael. Hanya, IAW sampai saat ini belum mau memaparkan siapa artis berinisial R tersebut.
Ali menambahkan, apa yang disampaikan IAW secara resmi belum masuk di bagian persuratan KPK. Artinya, belum ada laporan terkait keterlibatan R dalam dugaan pencucian uang Rafael. ’’Di bagian pengaduan masyarakat maupun humas juga belum ada,’’ ungkap pria berlatar belakang jaksa itu.
Karena itu, Ali berharap laporan dugaan keterlibatan artis R disampaikan secara rinci kepada KPK. Sehingga tim penyidik dapat menindaklanjutinya. ’’Pada prinsipnya, kami tentu mengapresiasi masyarakat yang berperan dalam pemberantasan korupsi dengan cara melaporkan setiap dugaan korupsi ke pengaduan KPK,’’ imbuhnya.
Di sisi lain, KPK telah menggeledah rumah Rafael di Perumahan Simprug Golf, Jakarta Selatan. Tim penyidik mendapati uang dan puluhan tas mewah berbagai merek luar negeri. KPK pun langsung menyita barang bukti tersebut. "Kami segera melakukan penyitaan dan analisis atas temuan itu sebagai barang bukti perkara sangkaan penerimaan gratifikasi (Rafael, Red) dimaksud," terangnya.
Transaksi Janggal
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara membeberkan data transaksi janggal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) senilai Rp 349 triliun. Dia menegaskan, pada dasarnya, apa yang disampaikan Kemenkeu sama dengan paparan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat rapat bersama Komisi III DPR Rabu (29/3) lalu.
Suahasil pertama membuka data diagram mengenai data surat yang diterima Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 13 Maret lalu dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sebagaimana dijelaskan saat rapat bersama komisi XI pada Senin lalu. Surat itu berisi rekap atas 300 surat yang pernah dikirim ke aparat penegak hukum (APH) lain dan Kemenkeu.
"Oleh PPATK ada yang dikirim ke aparat penegak hukum 100 surat dan dikirimkan ke Kemenkeu yang 200 surat," ucap Suahasil di Jakarta kemarin (31/3).
Seratus surat yang dikirimkan ke aparat penegak hukum itu memiliki nilai transaksi Rp 74 triliun. Sementara itu, dari 200 surat yang diterima Kemenkeu, ada 65 surat yang khusus berkaitan dengan korporasi dan 135 surat terkait korporasi serta pegawai Kemenkeu. Untuk 65 surat itu, nilai transaksinya Rp 253 triliun. Sedangkan 135 surat lainnya memiliki nilai transaksi Rp 22 triliun yang terbagi menjadi dua. Yakni, Rp 18,7 triliun terkait korporasi dan Rp 3,3 triliun terkait pegawai Kemenkeu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
