
Ilustrasi police line. (Adnan Reza Maulana/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Seorang sopir ambulans Masjid Agung Palagan Ambarawa ditemukan tewas di rumahnya di Lingkungan Kali Pawon, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa Jumat (25/11) Sore. Korban berinisial AS, 45 diduga dibunuh oleh istrinya sendiri.
Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang hendak masuk ke dalam rumah sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu anak korban baru pulang dari rumah temannya di Banyubiru. Saat masuk ke dalam rumah, ia melihat ayahnya sudah terkapar dengan posisi telentang.
“Jadi anaknya yang lihat dan kemudian langsung lapor ke kami. Kemudian kami langsung menghubungi Bhabinkamtibmas setempat,” ungkap Ketua RT 1 RW 5, Harso Sunari, dikutip dari Radar Semarang, Sabtu (26/11).
Ia menambahkan, korban sebelumnya tinggal bersama istrinya yang bekerja di sebuah pabrik. Dan korban sehari-hari sebagai sopir ambulans di Masjid Agung Palagan Ambarawa untuk mengantar orang sakit dan lain-lain. Warga juga mengatakan terdapat luka diduga bekas cekikan di leher.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Kresnawan Hussein mengatakan, pelaku merupakan seorang perempuan diduga istrinya. Sebelum itu korban dan pelaku adu mulut dikarenakan terdapat permasalahan keluarga. “Motif pelaku masih didalami dan tersangka sudah menyerahkan diri. Kasus ini juga ditangani oleh Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Semarang, ” katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
