
Terdakwa Ferdy Sambo tiba di ruang sidang untuk menjalani persidangan perdana perkara kasus pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Di Pengadilan Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022. Ferdy Sambo dkk didakwa melanggar Pasal 340 KUHP juncto
JawaPos. com - Rencana pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Hutabarat tak dilakukan sendiri oleh Ferdy Sambo. Agar tak mengotori tangannya, Sambo pun meminjam tangan orang lain untuk menembak Yosua. Meskipun belakangan, Sambo terungkap ikut menembak kepala Yosua.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan secara bergantian oleh jaksa di PN Jakarta Selatan , Senin (17/10), Awalnya, Ferdy Sambo memilih Ricky Rizal Wibowo sebagai orang yang akan mengeksekusi Yosua. Namun, karena Ricky merasa tak kuat mental, Sambo pun memilih Richard Eliezer Pudihang Lumiu ajudannya, sebagai pelaku eksekutor pembunuh orang yang dianggap sebagai pelaku pelecehan seksual istrinya.
Mendapat perintah untuk membunuh rekannya, bukannya menolak, Richard justru menyanggupinya.
Karena gayung bersambut, tak lama kemudian, Sambo memberikan satu kotak peluru 9 milimeter kepada Richard dengan disaksikan Putri Candrawathi. Selanjutnya Sambo meminta agar Richard memasukan amunisi ke dalam magazine senjata api merk Glock 17 nomor seri MPY851 miliknya dan mengokang senjatanya.
“Kokang senjatamu!” kata jaksa menirukan perinta Sambo kepada Richard, dalam sidang pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10). Atas perintah tersebut, Richard pun langsung mengokang senjatanya.
Singkat cerita, Yosua pun dipanggil ke lantai tiga rumah dinas Sambo oleh Ricky. Tak lama berselang, tanpa curiga Yosua menemui Sambo. Selanjutnya, tanpa mengonfirmasi kebenaran cerita Putri, usai Yosua di hadapannya, Sambo langsung memegang leher belakang Yosua dan mendorongnya ke depan, sehingga posisi Yosua tepat di depan tangga, berhadapan dengan Sambo di depan, Richard di sebelah kanan Sambo, Kuat di Belakang Sambo dan Ricky di belakang Richard. Sementara Putri di kamar utama yang berjarak 3 meter dari lokasi tersebut.
“Jongkok kamu! “ perintah Sambo pada Yosua.
Terdesak, Yosua pun langsung mengangkat tangannya, sembari mengatakan “Ada apa ini? ” tanya Yosua pada Sambo.
Tak mendapat jawaban, Sambo justru semakin meradang dan langsung berteriak memerintahkan Richard untuk menghabisi nyawa Yosua. “ Woy…! kau tembak…! Kau tembak cepat...! Cepat woy kau tembak!” teriak Sambo ke Richard.
Atas perintah tersebut, Richard pun langsung menembakan senjatanya sebanyak tiga hingga empat kali ke arah tubuh Yosua, hingga sang ajudan Putri itu terkabar jatuh bersimbah darah. Sementara itu, melihat Yosua belum tewas, Sambo yang sudah memakai sarung tangan langsung menembak kepala bagian belakang sisi kiri Yosua.
Untuk mengelabui perbuatannya, Sambo kemudian menembak di arah dinding tangga beberapa kali, lalu berbalik arah menghampiri Yosua yang sudah tewas, lalu menempelkan senjata api HS Nomor Seri H233001 milik Yosua ke tangan kiri Yosua. Kemudian berbalik arah menggunakan tangan kiri Yosua menembak ke arah tembok di atas TV. Hal ini agar seolah-olah terjadi baku tembak antara Richard dan Yosua.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
