
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik berbincang dengan Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto seusai penyerahan berkas Hasil Pemantauan dan Penyelidikan Peristiwa Penembakan Brigadir J di Kantor Komnas HAM,
JawaPos.com - Psikolog forensik Reza Indragiri mengkritik hasil laporan Komnas HAM yang menyatakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J melakukan kekerasan seksual kepada Putri Candrawathi di Magelang, Jawa Tengah. Kesimpulan tersebut dianggap memberikan keuntungan kepada Putri yang berstatus sebagai tersangka.
"Dari situ saya pertanyakan manfaat Komnas melemparkan ke publik pernyataan atau simpulan bahwa kekerasan terhadap PC itu ada," kata Reza kepada wartawan, Sabtu (3/9).
Reza mengatakan, kesimpulan Komnas HAM tidak akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum. Pasalnya Brigadir J sudah meninggal. Selain itu, Polri juga telah menghentikan penyidikan kasus pelecehan seksual tersebut karena dianggap tidak terbukti.
Dengan kesimpulan tersebut, Komnas HAM dianggap telah melabeli Brigadir J sebagai pelaku pelecehan seksual. Meski Putri mengklaim menjadi korban, dia tidak akan bisa mendapat hak-haknya.
"Pasalnya, UU mengharuskan adanya vonis bersalah terhadap pelaku agar PC nantinya bisa mendapat restitusi dan kompensasi. Masalahnya, bagaimana mungkin ada vonis kalau persidangannya saja tidak akan ada," kata Reza.
"Tapi pernyataan Komnas itu jelas menguntungkan PC. Dia sekarang punya bahan untuk menarik simpati publik. Dia juga bisa jadikan pernyataan Komnas sebagai bahan membela diri di persidangan nanti. Termasuk bahkan membela diri dengan harapan bebas murni," imbuhnya.
Dengan begitu, Reza menilai laporan Komnas HAM hanya memberikan keuntungan kepada Putri. "Simpulan Komnas punya implikasi merugikan sekaligus menyedihkan bagi mendiang Brigadir J, namun menguntungkan PC," pungkasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
