
Ilustrasi Polisi. (Adit/Jawa Pos)
JawaPos.com - Purnawirawan Polri Aiptu MM, 64, dipastikan meninggal akibat serangan jantung. Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan medis serta keterangan pihak keluarga.
"Betul memang ada riwayat jantung, biasa kan orang ada punya riwayat itu cepat kaget," kata Kapolsek Pancoran, Kompol Rudiyanto kepada wartawan, Kamis (6/1).
Kendati demikian, Rudiyanto belum bisa memastikan jika serangan jantung MM dipicu karena dibuntuti debt collector atau mata elang. Saat ini penyelidikan masih berlangsung.
"Kalau untuk masalah mata elang begini begitu itu perlu proses penyidikan. Nggak bisa kita serta merta memvonis, tetap bicara praduga tak bersalah. Tapi sekarang Polres sama Polsek masih bergerak dalam hal penyelidikan," jelasnya.
Sebelumnya, purnawirawan Polri berinisial Aiptu MM, 64, ditemukan tewas di depan Kantor Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan. Jenazah pertama kali ditemukan oleh petugas Sudinhub, lalu dilaporkan kepada polisi.
Kanit Lantas Polsek Pancoran, Iptu Deni Setiawan mengatakan, korban diduga tewas karena serangan jantung. Sebelum tewas korban sempat terlihat diikuti dan berbincang dengan debt collector alias mata elang atau matel.
"Dari rekan kita dari Sudin ini sempat melihat korban sama matel, mungkin dia syok atau gimana. Itu usianya korban 64 tahun, mungkin syok atau mungkin serangan jantung kita kurang pasti. Yang jelas awalnya dari situ (diikuti matel), nggak lama beliau meninggal," kata Deni kepada wartawan, Rabu (5/1).
Dilihat dari jasad korban, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Selain itu juga tidak ada tanda-tanda Aiptu MM adalah korban kecelakaan lalu lintas.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
