
BERUJUNG GUGATAN: Tulisan laser SAVE KPK terproyeksi di Gedung Merah Putih KPK saat aksi penolakan pelemahan KPK, Jakarta, Senin (28/6). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara Bupati Bandung Barat nonaktif, Aa Umbara Sutisna dan putranya Andri Wibawa ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung pada Senin (9/8) kemarin. Selain dua tersangka tersebut, KPK juga melimpahkan berkas perkara pemilik PT Jagat Dir Gantara (JDG) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL), M Totoh Gunawan ke PN Tipikor Bandung.
Ketiga tersangka kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat itu akan segera menjalani persidangan pembacaan surat dakwaan di PN Tipikor Bandung.
"Jaksa KPK Budi Nugraha melaksanakan pelimpahan berkas perkara Terdakwa Aa Umbara Sutisna dkk ke Pengadilan Tipikor pada PN Bandung," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (10/8).
Ali menyampaikan, penahanan para tersangka kini beralih dan sepenuhnya menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Bandung. Tetapi untuk sementara waktu tempat penahanan masih tetap dilakukan di Rutan KPK.
"Aa Umbara Sutisna di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih, Andri Wibawa di Rutan KPK Kavling C1 dan M. Totoh Gunawan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur," ucap Ali.
Juru bicara KPK berlatar belakang jakss ini menuturkan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) sampai saat ini masih menunggu ketetapan majelis hakim terkait agenda pembacaan dakwaan.
KPK menduga, kegiatan pengadaan bansos di Kabupaten Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna diduga telah menerima uang sekitar Rp 1 miliar. Sedangkan, M Totoh Gunawan diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp 2 Milliar dan Andri Wibawa juga diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp 2,7 miliar.
Aa Umbara Sutisna akan didakwa melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.
Baca juga: KPK Cecar Aa Umbara Terkait Penerimaan Uang dari Kontraktor Bansos
Sedangkan Andri Wibawa dan M. Totoh Gunawan akan didakwa melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 56 KUHP.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022