
Jozeph Paul Zhang. (Youtube Jozeph Paul Zhang)
JawaPos.com - Tersangka kasus penistaan agama, Jozeph Paul Zhang merasa diperlakukan secara tidak adil ketika dirinya membuat kontroversi. Dia beranggapan, seharusnya orang-orang tidak langsung menghakiminya tanpa bertanya terlebih dahulu.
"Harusnya kan orang nanya, tapi kan ini nebak-nebak, dari agen ini agen itu, mentang-mentang dia dari sana (luar negeri, Red). Nggak mentang-mentang dong, saya sudah begini dari tahun 2015," kata Jozeph saat berbincang dengan JawaPos.com, Rabu (21/4).
Jozeph menuturkan, sudah sejak lama dirinya mendapat penolakan dari masyarakat atas tindakannya tersebut. Bahkan, pada 2017 dia mengaku pernah diancam akan dibunuh.
Baca juga: Jozeph Paul Zhang: Sembunyi Dibilang kabur, Nongol Dibilang Arogan
Namun, hal itu tidak menghentikan aktivitasnya untuk menginjilkan orang. Hingga pada akhirnya dia sekarang pindah ke Eropa, di mana kebebasan berbicara begitu terbuka.
"Saya senang sekali, saya langsung teriak apa yang ada di hati saya dari kecil," jelasnya.
Jozeph mengaku sejak kecil kerap menjadi korban perundungan karena berasal dari kuturunan etnis Tionghoa. Beberapa kali dia juga dikeroyok oleh teman-temannya. Namun, dia berusaha menahan untuk tidak melawannya, dengan tujuan menghindari keributan yang lebih besar.
"SMP kelas 3 saya sadar, saya terima Tuhan Yesus, saya lahir baru, saya mulai ngerti mereka begitu karena ada kemarahan juga. Jadi saya harus menginjili mereka, saya bawa ke Tuhan Yesus," ucapnya.
Baca juga: Paul Zhang Ajak Menag Debat, Tutup Komunikasi dengan Keluarga
Sebelumnya, seorang Youtuber mencuri perhatian publik karena pernyataannya yang dipandang menista agama Islam. Youtuber bernama Jozeph Paul Zhang itu mengaku nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad SAW.
Adapun video tersebut berdurasi sangat panjang, yakni tiga jam lebih. Selain mengaku nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang bahkan menghina Nabi Muhammad.
“Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26. Kalau Anda bisa laporan atas penistaan agama, gua kasih loh satu laporan Rp 1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. jadi kan Rp 5 juta, di wilayah polres berbeda,” sebagaimana pernyataan Jozeph Paul Zhang dalam akun Youtube.
Simak Video Berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=1fe9lXAHacs&t=63s&ab_channel=JawaPos
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022