Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 April 2021 | 17.12 WIB

Kasus Payudara Model Bernanah, Polisi Buru Guru Privat Suntik Filler

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih mengembangkan kasus dugaan malapraktik berkedok suntik filler payudara. Setelah menangkap dokter abal-abal berinisial STR yang membuat payudara 2 orang model bernanah, polisi kini memburu seseorang yang mengajarkan suntik filler kepada pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Ady Wibowo mengatakan, penyidik menetapkan 1 orang DPO berinisial LC. Dia diduga yang mengajarkan suntik filler kepada pelaku.

"Kita sedang kejar supaya kita bisa dapat informasi dari yang bersangkutan," kata Ady kepada wartawan, Jumat (9/4).

Baca Juga: Bikin Payudara 2 Model Bernanah, Tarif Filler Dokter ini Murah Banget

Ady menuturkan, LC diduga membuka les privat cara menyuntikan filler disebuah hotel kawasan Tamansari, Jakarta Barat. SR pun bisa menyuntikan filler akibat belajar kilat dari LC.

"Dia (STR) kenal dengan salah satu menurut dia adalah seorang dokter dengan inisial LC. Di situ dia dengan LC diberikan les privat cuman sehari dan diberikan ijazah oleh saudara LC," pungkasnya.

Ssbelumnya, aksi malapraktik dengan modus suntik filler payudara kembali diungkap oleh jajaran Polda Metro Jaya. Kali ini Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang perempuan berinisial STR yang diduga sebagai dokter kecantikan abal-abal.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pelaku diduga telah melakukan malapraktik kepada 2 orang model. Akibatnya ulah pelaku, korban mengalami luka parah pada bagian payudara.

"Benar, kami baru saja menangkap pelaku penyuntik filler di Pondok Pucung, Tangsel," kata Arsya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4).

Sementara itu, Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri menambahkan, pelaku ditangkap pada 5 April 2021. Dari tangan pelaku, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk penyuntikan filler. "Barang bukti alat anestesi, alat sisa suntikan dan beberapa botol filler," imbuh Fahmi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Ui2eAx81NlE

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore