Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Februari 2021 | 02.04 WIB

Mobil Dihajar Kereta Api, Satu Orang Tewas di Kota Blitar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com–Aparat Kepolisian Resor Kota Blitar, Jawa Timur, menangani kecelakaan antara mobil dan kereta api di Kecamatan Sukorejo. Mobil itu ditumpangi satu keluarga, satu orang meninggal dunia.

Kepala Polresta Blitar AKBP Yudi Hery Setyawan menjelaskan, anggota sudah di lokasi dan menangani kejadian kecelakaan tersebut. Kecelakaan itu antara mobil dengan nomor polisi AG 1535 DV dengan kereta api.

”Mobil melaju dari arah utara ke selatan. Saat melintas di Jalan Kahuripan, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, terjadi benturan dengan Kereta Api Penataran Dhoho dengan nomor lokomotif CC 2039813 yang melintas dari arah timur ke barat,” ungkap Yudi Hery Setyawan seperti dilansir dari Antara di Blitar, Jumat (12/2).

Pengemudi mobil itu diketahui bernama Budiono, 31, seorang pedagang, warga Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Dia mengalami luka di bagian jari tangan dan kaki. Setelah kecelakaan, dia dalam kondisi sadar.

Dia naik mobil dengan anggota keluarganya, yaitu istri, Alip Ica Silva, 26, serta tiga orang anak yang masih kecil. Alip Ica Silva mengalami luka di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan anak-anaknya yaitu Amelsa Erica Zanwadari, 9; Amanda Argananta, 4; dan satu masih bayi. Mereka mengalami luka ringan.

”Saat ini, mereka sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,” terang Yudi Hery Setyawan.

Dia menambahkan, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut. Kecelakaan diduga karena kurang konsentrasinya pengemudi mobil dalam berkendara, sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Manajer Humas PT Kereta Api Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, lokasi kecelakaan itu adalah perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Pihaknya mengucapkan bela sungkawa dengan kejadian itu dan berharap masyarakat mematuhi rambu-rambu yang sudah terpasang.

”Dari data, pintu perlintasan itu tak terjaga, tidak berpalang pintu namun ada rambu-rambu sesuai dengan standar. Ada rambu informasi awas lewat jalur kereta api, ada informasi papan setop. Cuma memang di situ tidak ada petugas,” ujar Ixfan.

Dia juga berharap pemerintah daerah juga segera membuat keputusan untuk mengantisipasi kecelakaan serupa.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=aRja87XBQyU

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore