
Permadi Arya atau Abu Janda saat berada di Kota Medan, Sabtu (16/3).
JawaPos.com - Permadi Arya atau lebih dikenal Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Kamis (28/1) kemarin oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Hal ini terjadi lantaran cuitannya di Twitter yang mengandung unsur SARA.
Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/0052/I/2021/Bareskrim tertanggal 28 Januari 2021. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyampaikan agar pihak kepolisian benar-benar mengusut tuntas kasus ujaran kebencian tersebut.
Bahkan, menurutnya ini adalah suatu pembuktian bagi Kapolri baru, yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengatasi suatu, khususnya SARA. Kasus ini akan menjadi alat ukur masyarakat menilai kinerja Polri ke depan.
"Kasus Abu Janda ini benar-benar akan menjadi batu ujian bagi Kapolri yang baru, karena kasus-kasus Abu Janda ini akan menjadi alat ukur bagi masyarakat luas dalam menilai kerja dan kinerja kapolri yang baru," ungkapnya kepada JawaPos.com, Jumat (29/1).
Saat ini, pihaknya akan menunggu sikap dan tindakan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas hal ini. Namun, ia meyakni bahwa Kapolri tidak akan tinggal diam untuk menindak tegas orang yang dianggap mengancam kerukunan umat beragama di Indonesia.
"Untuk itu kita tunggu dan lihat saja sikap dan tindakan dari Kapolri. Saya yakin sebagai kapolri baru beliau tentu akan bersikap dan tidak akan berdiam diri saja," tambahnya.
Sebagai informasi, Abu Janda dalam kasusnya ini disangkakan dengan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) dan atau Pasal 45 A ayat (2) Jo Pasal 25 ayat (2) dan atau UU Nomor 19 Tagun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kemudian Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP tentang kebencian permusuhan individu dan atau antar golongan (SARA).
Baca juga: DPR: Jangan Karena Abu Janda Pendukung Pemerintah Lalu Tidak Diproses
Sebelumnya, melalui akun Twitter @permasiaktivis1 mencuit ucapan bernada rasis terhadap eks Komisioner Komas HAM Natalius Pigai. “Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belom kau?” cuit Abu Janda di akun Twitter @permadiaktivis1 pada 2 Januari 2021.
Tidak lama setelah itu, Abu Janda kembali membuat heboh dunia maya. Dalam akun media sosial twitternya Abu Janda mencuitkan bahwa agama Islam adalah agama yang arogan di Indonesia.
“Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam, sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat,” isi cuitan Abu Janda.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=FnE1zGkPnYA
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022