Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Desember 2020 | 01.02 WIB

Kabareskrim Ungkap Bukti Simpatisan Rizieq Shihab Pakai Senjata Api

Kabareskrim, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan saat rilis kasus penipuan sindikat internasional pembelanjaan ventilator Covid-19 di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/9/2020). Dalam pengungkapan tersebut, Bareskrim berhasi - Image

Kabareskrim, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan saat rilis kasus penipuan sindikat internasional pembelanjaan ventilator Covid-19 di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/9/2020). Dalam pengungkapan tersebut, Bareskrim berhasi

JawaPos.com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menduga telah terjadi penyerangan kepada anggota polisi di KM 50 tol Jakarta-Cikampek oleh simpatisan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Di lokasi bentrok, ditemukan senjata api dan senjata tajam yang digunakan menyerang.

"Terkait dengan hasil penyidikan sementara kami peroleh fakta, ditemukan senjata api dan senjata tajam di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12).

Listyo memastikan jika senjata tersebut milik simpatisan Rizieq. Berdasarkan analisa yang dilakukan penyidik, ditemukan residu atau jelaga di tangan jenazah simpatisan Rizieq yang diduga menyerang polisi. Residu tersebut diduga berasal dari sisa pemakaian senjata api.

"Ditemukan penggunaan senjata api dengan didapat jelaga di tangan pelaku. Ditemukan adanya kerusakan mobil petugas," jelasnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menunjukan barang bukti saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). Polisi menembak mati kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab (MRS) di Jalan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menunjukan barang bukti saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

Sebelumnya, dalam peristiwa ini polisi menembak mati enam orang yang diduga merupakan laskar khusus simpatisan Rizieq. Penindakan tegas itu dilakukan lantaran diduga adanya penyerangan terhadap anggota Polri di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) pukul 00.30 WIB.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memastikan dari peristiwa itu tidak ada anggota Polri yang terluka, namun empat orang pengikut Rizieq lain yang kabur dan masih dalam pengejaran.

Barang bukti yang diamankan berupa dua senjata api, peluru, sebilah katana, celurit dan beberapa senjata tajam lainnya. Polisi masih mendalami kepemilikan senjata api yang digunakan simpatisan Rizieq.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shabri Lubis membenarkan adanya peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap rombongan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dan keluarga. Dia mengaku, peristiwa itu terjadi di dekat pintu Tol Karawang Timur.

“Benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq dan keluarga serta penculikan terhadap enam orang laskar pengawal Habib Rizieq. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur,” ujar Shabri.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore