
Abdullah bersama salah seorang warga Bangkalan lain mendengar penjelasan dari M. Yunus sebelum dibawa ke Rumah Sakit Asrama Haji. Istimewa
JawaPos.com - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami kasus narkoba yang melibatkan DJ sekaligus eks drummer BIP, Jaka Hidayat (JK). Kepada penyidik, Jaka mengaku sudah memakai narkoba sejak 2002.
"Pemeriksaan awal, JH sudah sejak 2002 menggunakan sabu," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Sudjarwoko kepada wartawan, Sabtu (5/9).
Kendati demikian, Jaka mengaku sempat berhenti memakai narkoba. Dan baru aktif lagi sebagai pada tahun ini. "Sempat berhenti menggunakan narkotika dan mulai aktif kembali sekitar dua bulan yang lalu," imbuh Sudjarwoko.
Lebih lanjut, Mantan Kapolres Jogjakarta itu menuturkan, hasil tes urine kepada Jakarta menyatakan positif narkoba. "Pemeriksaan sementara positif menthapetamine atau sabu barang bukti bisa dilihat berapa," pungkasnya.
Sebelumnya, Sudjarwoko mengatakan, kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan akan ada transaksi narkoba disebuah hotel di Jakarta Utara. Aparat kemudian turun melakukan pengintaian pada 2 September 2020 pukul 14.30 WIB.
"Berdasarkan info ada penyalahgunaan narkoba oleh JH. Kemudian ditemukan adanya gerak-gerik mencurigakan tersangka MY, 42, yang telah menunggu seseorang," kata Sudjarwoko di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (4/9).
Petugas kemudian mendatangi MY. Usai digeledah, polisi menemukan paket narkoba jenis sabu. Kepada petugas, MY mengaku sedang menunggu Jaka sebagai pembeli narkoba tersebut.
"Dilakukan introgasi, diakui bahwa tersangka MY sedang nunggu tersangka JH untuk mengantar pesanan narkotika jenis sabu," imbuh Sudjarwoko.
Setelah beberapa saat, Jaka terlihat di hotel tersebut. Aparat di lokasi pun langsung melakukan penangkapan. Usai digeledah didapati sabu seberat 0,3 gram.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
