
Warga bersepeda melintas di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Warga tetap berolahraga di tempat umum meski PSBB masa transisi fase pertama untuk ketiga kalinya diperpanjang hingga 13 Agustus 2020 akibat tren penambahan kasus positif COVID-19
JawaPos.com - Satreskrim Polres Tangerang Selatan bergerak cepat menangani pencurian sepeda ratusan juta yang dicuri dari kawasan perumahan elite Bintaro, Pondok Aren. Polisi pun langsung melakukan pengecekan lokasi pencurian tersebut.
Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono mengatakan anggota kepolisian telah melakukan ke lokasi kejadian. Karena korban kehilangan sepeda yang nilainya hingga ratusan juta rupiah. “Hari ini anggota melakukan pengecekan TKP ke lokasi pencurian yang dimana kehilangan sepeda dengan nilai cukup besar,” ujarnya seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Rabu (19/8).
Dalam pemeriksaan TKP itu, Muharram mengatakan, pihaknya mendapatkan titik terang pencurian sepeda mewah itu. Hal itu didasarkan pada keterangan saksi dan beberapa bukti yang didapati di TKP. Kendati demikian, Muharram tak menyebut petunjuk atau titik terang yang didapat di lokasi.
“Hingga saat ini kami dari penyidik Polres Tangsel masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Ada titik terang pengungkapan pelaku,” katanya.
Sebelumnya, komplotan pencurian sepeda beraksi di kawasan perumahan mewah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Tak tanggung-tanggung, komplotan itu mencuri sepeda yang harganya ditaksir hingga ratusan juta rupiah.
Muri, 45, korban yang diambil sepedanya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya bersama penghuni rumah lainnya sedang melangsungkan ibadah salat subuh. “Sekitar jam 04.55 WIB ada dua orang (pelaku), banyak warga yang salat subuh ke luar, jadi pintu tidak digembok, terbuka segini saja,” ujar Muri, Rabu (19/8).
Muri menjelaskan adanya pencurian yang terjadi di rumahnya diketahui pihak keluarga atas laporan petugas keamanan perumahan tersebut berdasarkan kamera pengawas yang terpasang. “Pas buka CCTV memang terekam semua, mulai dari datang, sampai lompat. Terus dia ke kiri sana mungkin mantau dulu, terus ke sini, ngambil langsung gowes, keluar gerbang dibuka gini,” katanya.
Muri mengaku atas insiden tersebut dirinya harus merugi hingga ratusan juta rupiah. “Sepedanya jenis BMC warna merah, jenis road bike, harganya Rp 100 sampai Rp 130 juta,” jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
