
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana saat Serah Terima Jabatan Pejabat Tinggi Polri dan Kapolda, di gedung Bareskrim, Mabes Polri Jakarta, Selasa (7/1/2020). Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis melantik perwira tinggi kepolisian yaitu Kepala Kepolisia
JawaPos.com - Polisi masih melakukan pengembangan kasus vandalisme bernada hoax dan hasutan yang belakangan marak terjadi di tengah wabah Covid-19. Total ada 5 orang yang sudah diamankan dalam kasus ini. Mereka diketahui bagian dari kelompok Anarcho Syndicalism.
"Ini kelompok yang selama ini sudah cukup dikenal," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Sabtu (11/4).
Motif mereka membuat keonaran ini, disebut Nana, merupakan bentuk kekecewaan kepada kebijakan yang dibuat pemerintah. "Mereka ini tidak puas dengan kebijakan pemerintah dan berupaya memanfaatkan situasi di mana masyarakat sedangan resah (dengan Covid-19). Mereka mengajak masyarakat untuk melakukan keonaran," jelas Nana.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-undang RI Nomor 1 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 160 KUHP. Mereķa terancam hukuman berupa pidana penjara 10 tahun.
Sebelumnya, Di tengah pandemi Covid-19, warga Kota Tangerang, Banten digegerkan dengan sejumlah aksi vandalisme yang dilakukan sekelompok orang. Mereka membuat tulisan bernada berita bohong atau hoax dan provokatif.
Setelah dilakukan pengejaran, polisi berhasil mengamankan 5 orang pelaku. Mereka adalah MRR, 21; AAM, 18; RIAP, 18; RJ, 19; dan RK. Para pelaku ini membuat tulisan dengan kalimat 'sudah krisis saatnya membakar' dengan cat pilox di tembok sebuah toko di Pasar Anyar Jalan Kiasnawi Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang.
Masih di komplek pasar yang sama, pelaku juga membuat tulisan lain dengan kalimat 'kill the rich', disertai lambang huruf 'A' layaknya lambang anarki. Pelaku juga membuat tulisan lain yakni 'mati konyol, apa mati melawan' di tembok Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
