
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
JawaPos.com - Warga Negara Indonesia (WNI) yang balik dari Suriah pascakekalahan ISIS akan diawasi secara ketat. Tentunya, mereka akan didata sebelum masuk ke wilayah tanah air.
"Itu yang dikedepankan adalah Kemenlu dulu. Nanti akan di-assessment Kemenlu," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Selasa (2/4).
Mereka yang bersih dari catatan pidana, kemungkinan akan menjalani program deradikalisasi dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Namun jika tidak, mereka harus menjalani proses hukum pidana atas kejahatannya terdahulu.
"Polri akan data apakah ke Indonesia ini masuk jaringan yang ada di kita nggak. Terlibat nggak dengan peristiwa di Indonesia. Kalau tidak terlibat semuanya ikut deradikalisasi," jelasnya.
Sementara itu, Polri katanya juga meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi teror. "Kami lakukan pengawasan, peningkatan kewaspadaan," tegasnya.
Bahkan pihaknya melakukan pemetaan profil terduga teroris yang ada di setiap daerah. "Kami ikuti pergerakan. Apabila ada hal yang mencurigakan, itu bisa Kami tangkap," tukas Dedi .
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
