
Ilustrasi jual beli jabatan.
JawaPos.com - Operasi tangkap tangan yang menjerat Ketua Umum PPP Romahurmuziy bisa menjadi momentum membersihkan praktik serupa di kementerian/lembaga lain. ''Untuk melakukan penindakan lebih serius,'' kata ahli hukum tata negara Jimly Asshiddiqie di Kantor Staf Kepresidenan kemarin (27/3). Menurut dia, kasus serupa sangat mungkin terjadi di instansi lain.
Jimly menuturkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah membentuk tim gugus tugas yang berisi sejumlah lembaga. Di antaranya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Jika tiga instansi tersebut bersinergi, upaya penyisiran bisa lebih efektif.
Sementara itu, Ketua KASN Sofian Effendi mengakui, pihaknya mengendus praktik jual beli jabatan di kementerian lain. Namun, dia tak mau menyebutkan kementerian yang dimaksudnya itu. Dia menilai perubahan sistem rekrutmen menjadi lelang jabatan tidak serta-merta menghilangkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Sofian menjelaskan, kementerian yang dipimpin kader partai politik memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Sebab, ada tekanan agar ikut membiayai partai asalnya. ''Dia ditekan pimpinan partai-partai politik,'' ujarnya.
Biasanya, kata Sofian, modusnya adalah menyediakan jabatan staf khusus bagi operator partai. ''Inilah mereka yang menjadi operator mencari siapa yang bisa dimintai sumbangan.''
Meski mengendus praktik tersebut di kementerian, Sofian mengakui lembaganya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, KASN tidak memiliki instrumen untuk melakukan pembuktian. ''KASN tidak mempunyai kewenangan untuk menyadap,'' tuturnya.
Presiden Jokowi, lanjut Sofian, pernah meminta pendapat dirinya terkait praktik jual beli jabatan di kementerian/lembaga. Kepada Jokowi, dia menjelaskan bahwa praktik tersebut terjadi di banyak kementerian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
