
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto
JawaPos.com - Sebanyak 72 kartel narkoba internasional masuk ke Indonesia yang disebutkan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto merupakan data lama. Hal itu diakui Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sulistyo Pudjo Hartono.
"Itu data lama," ujarnya kepada JawaPos.com, Minggu (10/3).
Namun kata Pudjo, sebenarnya kala itu BNN tidak menyebut kartel melainkan jaringan. Sebab kartel identik dengan perusahaan-perusahaan yang bisa mengendalikan negara.
"Perlu dijelaskan, yang disebut kartel tidak seperti diibaratkan itu, tapi ini jaringan. Kartel seakan-akan di atas negara, bisa menyetir pemerintahan," jelasnya.
Nah, untuk jaringan narkoba sendiri, tercatat pada 2018, ada 80 jaringan yang bekerja di Indonesia. "23 (jaringan) dari luar negeri sisanya jaringan Indonesia," tutur Pudjo.
Sebagian besar jaringan internasional yang masuk ke Indonesia berasal dari Malaysia, Thailand, Tiongkok, dan Taiwan.
Sekadar informasi, dalam pidatonya di Kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) pada Jumat (8/3) Prabowo mengatakan bahwa ada 72 kartel narkoba masuk ke dalam negeri.
"Dari BNN sendiri, kepolisian, mengatakan ada 72 kartel internasional masuk Indonesia. Saya pakai semua data resmi, saya tidak ngarang, saya tidak berani bikin hoaks-hoaks," katanya.
Sebelumnya ia menyatakan, data dari BNN sampai tahun 2015, pengguna narkoba sebanyak 5,9 juta orang. Namun untuk di tahun berikutnya mulai dari dari 2016 hingga 2018, tidak ada lanjutan yang dipublikasi.
Ia mengatakan, jikalau dilihat data penambahan rata-rata, kemungkinan delapan anak-anak terkena narkoba. "Berarti bayangkan lebih besar dari penduduk Singapura. Kalau diteruskan 10 tahun lagi, bagaimana? 20 juta anak-anak kita candu narkoba," kata Prabowo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
